Comparation of Commodity Price Decline 2014-2015

08/08/2016 09:40 WIB
Image Loader
Memuat...
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Harga-harga komoditas yang mengalami tren penurunan sejak 2008 masih berlanjut pada 2015. Krisis finansial Amerika, krisis utang Eropa serta perlambatan ekonomi global 2015 membuat permintaan komoditas turun seiring melambatnya aktivitas industri dibeberapa negara.

Jatuhnya harga minyak sejak pertengahan 2014 yang diikuti digdayanya nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap mata uang dunia memperparah kejatuhan harga komoditas. Melambatnya pertumbuhan ekonomi global membuat aktivitas produksi manufaktur di negara-negara industri mengendur sehingga permintaan bahan baku juga turun. Ini yang membuat harga komoditas turun tajam periode 2015-2016.

Data Pasar

Macro update by
27 June 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Mei) 3,08% +0.66
Inflasi mom (Mei) 0,28% +0.15
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.975 -0.16
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Apr) 89,10 -97.32
Ekspor Migas (Apr) 1,16 -9.81
Impor Migas (Apr) 4,60 +45.09
Ekspor (Apr) 25,30 +12.32
Impor (Apr) 25,21 +31.28
Kunjungan Wisman (Apr) 1,25 +14.75
NTP (Mei) 113,79 +1.34

Data Populer

Loading...