Harga Komoditas Nikel untuk Kontrak 3 Bulan ke Depan Turun Menuju Level US$17.165 /Ton (Rabu, 18 Maret 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Harga komoditas nikel untuk kontrak 3 bulan ke depan untuk transaksi Rabu, 18 Maret 2026 turun. Perdagangan harga komoditas nikel untuk kontrak 3 bulan ke depan hari ini tercatat US$17.165 per ton. Angka ini lebih rendah dibandingkan perdagangan hari sebelumnya yang berada di angka US$17.420 per ton. Kondisi saat ini serupa dengan pergerakan harga komoditas nikel untuk kontrak 3 bulan ke depan dalam satu hari terakhir yang sedang dalam tren naik.
Seminggu terakhir, pergerakan harga komoditas nikel untuk kontrak 3 bulan ke depan tumbuh -1,77% dengan rata-rata harga transaksi harian adalah US$17.440 per ton. Sedangkan terhadap harga di awal tahun, harga komoditas nikel ini telah tumbuh 1,48%. Bahkan dari harga tertingginya tahun ini di US$17.350 per ton, harga komoditas nikel untuk kontrak 3 bulan ke depan telah turun 1,07%.
Secara tahunan, rata-rata perdagangan harga komoditas nikel untuk kontrak 3 bulan ke depan dalam lima tahun terakhir dalam tren turun. Sementara itu, untuk pantauan harga secara bulanan, transaksi dalam 12 bulan terakhir cenderung naik. Tertinggi, harga rata-rata bulanan komoditas komoditas nikel pernah tercatat yakni pada Januari 2026 diharga US$18,03 ribu per ton.
(Baca: Tiga Hari Terakhir, Harga Perak Terus Turun)
Melansir berita Katadata sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan memproyeksikan nilai ekspor turunan nikel dapat mencapai US$60 miliar atau sekitar Rp927,84 triliun pada 2025. Hal tersebut disebabkan oleh hilirisasi nikel menjadi mobil listrik atau EV. Pada 2022, nilai ekspor nikel dan turunannya mencapai US$ 34,28 miliar atau Rp 530,1 triliun.