Harga Tembaga Naik Menuju Level US$6,61 /Pon (Jumat, 14 Agustus 2026)

1
Agus Dwi Darmawan 16/08/2026 07:54 WIB
Image Loader
Memuat...
Harga Tembaga Tiga Bulan Terakhir
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Investing.com mencatat harga tembaga pada hari ini naik 0,08% menuju level US$ 6,61 per pon. Kenaikan harga ini termasuk yang cukup tinggi dibandingkan rata-rata pergerakan harga dalam sepekan terakhir.

Pekan ini, harga tembaga mengalami lonjakan tertinggi pada Senin, 10 Agustus 2026 sebesar 0,31%. mengalami penguatan sebesar 14,89% dibandingkan posisi awal tahun.

(Baca: Harga Gas Alam Dunia Sore Hari Diperdagangkan US$2,73 /Mmbtu (Jumat, 14 Agustus 2026))

Kondisi saat ini serupa dengan pergerakan harga tembaga dalam satu hari terakhir yang sedang dalam tren naik.

Seminggu terakhir, pergerakan harga tembaga tumbuh -1,43% dengan rata-rata harga transaksi harian adalah US$6,61 per pon. Sedangkan dibanding posisi 30 hari yang lalu, pergerakan harga tembaga telah tumbuh 5,55%. Bahkan dari harga tertingginya tahun ini di US$6,73 per pon, harga tembaga telah turun 1,7%.

Secara tahunan, rata-rata perdagangan harga tembaga dalam lima tahun terakhir dalam tren naik. Sementara itu, untuk pantauan harga secara bulanan, transaksi dalam 12 bulan terakhir cenderung naik. Tertinggi, harga rata-rata bulanan komoditas tembaga pernah tercatat yakni pada Agustus 2026 diharga US$6,62 per pon.

Faktor yang Memengaruhi Harga Tembaga

Harga tembaga di pasar global bergerak mengikuti keseimbangan antara pasokan tambang dan permintaan industri. Dari sisi permintaan, tembaga menjadi tulang punggung transisi energi karena dipakai secara masif pada kendaraan listrik (EV), jaringan transmisi listrik, energi terbarukan, hingga pusat data dan infrastruktur kecerdasan buatan (AI). Dari sisi pasokan, gangguan produksi di tambang utama seperti di Chili dan Peru, kebijakan ekspor, serta keterbatasan kapasitas smelter kerap membuat pasokan ketat. Nilai tukar dolar AS dan data ekonomi Tiongkok sebagai konsumen tembaga terbesar dunia turut menggerakkan harga dari hari ke hari.

Apa Itu Tembaga dan Kenapa Harganya Dipantau?

(Baca: Harga Genteng biasa untuk Bangunan Juni 2026 Naik 1,26%)

Tembaga adalah logam industri yang diperdagangkan global dengan acuan utama di London Metal Exchange (LME). Karena menjadi penghantar listrik yang sangat baik, permintaan tembaga sering dijadikan indikator kesehatan ekonomi dunia sehingga dijuluki Dr. Copper. Di Indonesia, tembaga ditambang antara lain di Papua, dan pemerintah mendorong hilirisasi lewat pembangunan smelter untuk meningkatkan nilai tambah dalam negeri.

Kenapa Harga Tembaga Hari Ini Bisa Naik atau Turun?

Pergerakan harga tembaga harian umumnya dipicu oleh sentimen pasokan-permintaan, rilis data manufaktur Tiongkok, arah kebijakan suku bunga bank sentral AS (The Fed), serta penguatan atau pelemahan dolar AS. Dalam 30 hari terakhir, tren harga tembaga cenderung naik (kenaikan).

Kebijakan larangan ekspor tembaga mentah pemerintah berlanjut sejak 2019 untuk dorong hilirisasi nasional. seperti diberitakan Katadata "tidak ada cara lain harus ada industri dalam negeri," tegas Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

Amman Mineral terus mempercepat hilirisasi katoda tembaga lewat peningkatan kapasitas smelter. seperti diberitakan Katadata "produksi katoda tembaga meningkat lebih dari dua kali lipat pada 2026". Kapasitas domestik ini turut memengaruhi dinamika harga tembaga pasar.

Data Pasar

Macro update by
16 August 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Jul) 2,88% -0.46
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.828 -0.14
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Jun) -450,50 -72.02
Ekspor Migas (Jun) 1,07 +40.52
Impor Migas (Jun) 4,56 +0.96
Ekspor (Jun) 25,46 +9.72
Impor (Jun) 25,91 +4.41
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...