Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase kemiskinan di Kota Bitung pada tahun 2024 sebesar 6,27%. Angka ini sedikit menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 6,56%. Dengan jumlah penduduk miskin sebanyak 14.500 jiwa dari total 214.724 penduduk, menunjukkan bahwa upaya penanggulangan kemiskinan di kota ini masih perlu ditingkatkan.
Pertumbuhan persentase kemiskinan di Kota Bitung menunjukkan penurunan sebesar 4,42% pada tahun 2024. Dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di Sulawesi Utara, Kota Bitung berada di urutan yang cukup baik, tetapi masih ada ruang untuk perbaikan. Jumlah penduduk miskin juga mengalami penurunan sebesar 500 jiwa.
(Baca: Garis Kemiskinan Makanan di Perdesaan Periode 2015-2025)
Data historis kemiskinan Kota Bitung menunjukkan fluktuasi selama periode 2004-2024. Persentase kemiskinan tertinggi terjadi pada tahun 2006 sebesar 11,23%, sementara terendah pada tahun 2023 dan 2024 dengan angka di kisaran 6,2%. Pertumbuhan angka kemiskinan tertinggi terjadi pada tahun 2006 sebesar 25,9% dan terendah pada tahun 2013 turun 13,42%. Secara nasional, urutan persentase kemiskinan Kota Bitung berada di peringkat 391 pada tahun 2024, dengan pergeseran yang dinamis setiap tahunnya.
Jika dibandingkan dengan daerah lain di Sulawesi Utara, Kota Bitung memiliki persentase kemiskinan yang tidak jauh berbeda dengan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (5,87%), Kabupaten Minahasa (6,53%), dan Kabupaten Bolaang Mongondow (7,74%). Ini menunjukkan bahwa tantangan kemiskinan merupakan isu regional yang perlu penanganan komprehensif.
Kabupaten Bolaang Mongondow Timur
Dengan persentase kemiskinan 5,87% dan menduduki peringkat 405 secara nasional, Bolaang Mongondow Timur mencatatkan pertumbuhan kemiskinan yang sedikit naik sebesar 1,21%. Jumlah penduduk miskin di wilayah ini mencapai 4.410 jiwa, tumbuh 2,08%, dari total populasi 91.051 jiwa. Garis kemiskinan di Bolaang Mongondow Timur berada di angka Rp 433.873,00 per kapita per bulan, tumbuh 5,46%. Pendapatan per kapita mencapai Rp 45,22 juta per tahun, tumbuh 8,26%. Pertumbuhan penduduk hanya 1,05% menandakan kemajuan daerah yang masih terbatas.
Kabupaten Bolaang Mongondow
Kabupaten Bolaang Mongondow memiliki persentase kemiskinan 7,74% dan menempati urutan 320 di Indonesia. Jumlah penduduk miskinnya mencapai 20.190 jiwa, dengan pertumbuhan 6,15%. Jumlah penduduk di kabupaten ini tercatat 255.896 jiwa, tumbuh 0,82%. Garis kemiskinan berada di angka Rp 415.628,00 per kapita per bulan, tumbuh 5,48%. Pendapatan per kapita Bolaang Mongondow sebesar Rp 44,76 juta per tahun, dengan pertumbuhan 8,35%. Urutan ini menunjukkan perlunya perhatian lebih untuk menekan angka kemiskinan.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Tanah Bumbu Periode 2004 - 2024)
Kota Manado
Kota Manado memiliki persentase kemiskinan 5,43% dan menduduki peringkat 424 secara nasional. Pertumbuhan kemiskinan menunjukkan penurunan signifikan turun 6,22%. Jumlah penduduk miskin mencapai 23.590 jiwa, menurun -6,28%, dari total populasi 464.808 jiwa. Garis kemiskinan di Manado tercatat Rp 540.888,00 per kapita per bulan, tumbuh 3,81%. Pendapatan per kapita di kota ini mencapai Rp 115,14 juta per tahun, tumbuh 8,75%. Pertumbuhan penduduk yang negatif turun 2,80%, perlu menjadi perhatian agar tidak memengaruhi kesejahteraan warga.
Kabupaten Minahasa Utara
Kabupaten Minahasa Utara memiliki persentase kemiskinan sebesar 6,95% dan berada di urutan 350 secara nasional. Pertumbuhan kemiskinan tercatat naik 4,51%. Jumlah penduduk miskin di kabupaten ini mencapai 14.320 jiwa, dengan pertumbuhan sebesar 4,83%. Jumlah penduduk secara keseluruhan adalah 227.713 jiwa, meningkat 1,29%. Garis kemiskinan di Minahasa Utara mencapai Rp 427.412,00 per kapita per bulan, tumbuh 9,12%. Pendapatan per kapita masyarakat mencapai Rp 87,30 juta per tahun, tumbuh 7,81%.
Kabupaten Minahasa
Kabupaten Minahasa, dengan persentase kemiskinan 6,53%, menempati urutan 380 secara nasional. Jumlah penduduk miskin mencapai 22.780 jiwa, mengalami penurunan sebesar 4,53%. Jumlah penduduk total adalah 329.391 jiwa, namun mengalami penurunan sebesar 4,67%. Garis kemiskinan di Minahasa sebesar Rp 352.693,00 per kapita per bulan, tumbuh 4,1%. Pendapatan per kapita mencapai Rp 68,02 juta per tahun, tumbuh 8,17%.
Kota Tomohon
Kota Tomohon memiliki persentase kemiskinan sebesar 5,38% dan berada di peringkat 427 secara nasional. Pertumbuhan kemiskinan di kota ini menunjukkan penurunan turun 3,93%. Jumlah penduduk miskin mencapai 6.070 jiwa, mengalami penurunan sebesar 2,72%, dari total populasi 103.213 jiwa. Garis kemiskinan di Tomohon mencapai Rp 530.321,00 per kapita per bulan, tumbuh 4,34%. Pendapatan per kapita masyarakat di kota ini adalah Rp 56,56 juta per tahun, tumbuh 7,02%.