Kemendikbud merilis data terkait Skor tertinggi dalam ujian masuk sekolah lewat jalur prestasi raport Jawa Barat 2025, khususnya 10 siswa terbawah yang berhasil tembus ke SMAN 2 Kota Depok. Kolom nilai ujian terstandar pada data ini menunjukkan nilai minimal yang diperoleh oleh siswa-siswa tersebut, dengan rentang nilai antara 190 hingga 220 poin. Nilai tes terstandar yang rendah ini didukung oleh rata-rata nilai rapor yang cukup tinggi selama masa SMP, sebaliknya beberapa siswa dengan nilai tes terstandar yang lebih tinggi justru memiliki nilai akhir yang tidak terlalu tinggi karena nilai rapor yang relatif rendah. Rata-rata nilai ujian terstandar dari 10 siswa ini adalah 205 poin, dengan nilai terendah sebesar 190 poin yang berada pada posisi TOP 9 dan 10 dari daftar ini.
Mulai tahun 2025, pemerintah daerah khususnya Jawa Barat, menerapkan skema baru dalam sistem penerimaan murid baru (SPMB) melalui jalur prestasi. Untuk jalur prestasi ke jenjang SMA, parameter seleksi tidak hanya mengandalkan nilai rapor sebagai hasil akhir.
Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat kali ini melakukan uji tes terstandar bagi seluruh siswa yang mendaftar. Untuk SPMB jalur prestasi akademik rapor, pembobotannya adalah 50% nilai rata-rata rapor ditambah dengan 50% nilai hasil tes terstandar.
(Baca: Nilai Ekspor SITC Kode 54 Bahan Obat-Obatan dan Hasil-Hasilnya Periode 2023-2026)
Perubahan skema ini dilakukan sebagai tindak lanjut ditemukannya beberapa kasus pengelembungan nilai sehingga nilai rapor tidak lagi dianggap sebagai penilaian yang objektif. Untuk masuk lewat jalur prestasi, siswa wajib mengikuti tes terstandar versi Disdik Jabar dan Tes Kemampuan Akademik (TKA) versi Kemendikdasmen.
Berikut ini adalah daftar siswa yang berhasil lolos masuk ke SMAN 2 Kota Depok melalui jalur prestasi. Siswa-siswa ini mendapatkan nilai terbaik dalam kombinasi ujian terstandar dan nilai raport, berada pada urutan 10 besar terbawah berdasarkan nilai akhir keseluruhan. Tes terstandar kali ini terdiri dari 30 soal dengan bobot 10 poin per soal, sehingga skor tertinggi yang dapat dicapai adalah 300 poin.
Rakha Abiyan Luthfasyah
Anak berprestasi ini berasal dari SMP Negeri 7 Depok dan berada pada urutan nilai ke-65 dalam hasil tes standar masuk SMAN 2 Kota Depok. Jarak tempat tinggalnya dengan sekolah pilihan adalah sekitar 4,43 km. Dalam tes terstandar, ia berhasil menjawab dengan benar sebanyak 22 soal, sehingga memperoleh nilai 220 poin.
- Skor nilai raport: 452,27 poin
- Nilai ujian terstandar: 220 poin
- Nilai akhir: 336,14 poin
Rifqi Aulia Rahmani
Rifqi Aulia Rahmani adalah siswa dari SMP Negeri 3 Depok yang berhasil lolos ke SMAN 2 Kota Depok dengan urutan nilai ke-66. Jarak tempat tinggalnya ke sekolah pilihan adalah sekitar 1,39 km. Ia juga berhasil menjawab 22 soal dengan benar pada tes terstandar, memperoleh nilai 220 poin.
- Skor nilai raport: 460,91 poin
- Nilai ujian terstandar: 220 poin
- Nilai akhir: 340,45 poin
Putri Octaviani Ulianna Situmorang
Putri Octaviani Ulianna Situmorang berasal dari SMP Negeri 3 Depok dan berada pada urutan nilai ke-67. Jarak tempat tinggalnya ke SMAN 2 Kota Depok adalah sekitar 1,24 km. Dalam tes terstandar, ia tidak berhasil menjawab dengan benar sebanyak 9 soal, sehingga memperoleh nilai 210 poin.
- Skor nilai raport: 462,46 poin
- Nilai ujian terstandar: 210 poin
- Nilai akhir: 336,23 poin
Rezki Raya Nugraha Aji
Rezki Raya Nugraha Aji dari SMP Negeri 32 Depok berhasil lolos ke SMAN 2 Kota Depok dengan urutan nilai ke-68. Jarak tempat tinggalnya ke sekolah pilihan adalah sekitar 1,58 km. Ia tidak menjawab dengan tepat sebanyak 9 soal pada tes terstandar, sehingga memperoleh nilai 210 poin.
- Skor nilai raport: 466,09 poin
- Nilai ujian terstandar: 210 poin
- Nilai akhir: 338,05 poin
(Baca: Daftar 10 Siswa Lolos Ujian Masuk SMA8 DEPOK 2025)
Nadhifa Zahra Saputra
Nadhifa Zahra Saputra berasal dari SMP Negeri 1 Depok dan berada pada urutan nilai ke-69. Jarak tempat tinggalnya ke SMAN 2 Kota Depok adalah sekitar 4,42 km. Ia tidak berhasil menjawab dengan benar sebanyak 9 soal pada tes terstandar, memperoleh nilai 210 poin.
- Skor nilai raport: 470,73 poin
- Nilai ujian terstandar: 210 poin
- Nilai akhir: 340,36 poin
Cantika Mulia Rabbani
Cantika Mulia Rabbani dari SMP Negeri 3 Depok berhasil lolos ke SMAN 2 Kota Depok dengan urutan nilai ke-70. Jarak tempat tinggalnya ke sekolah pilihan adalah sekitar 610 meter. Ia tidak menjawab dengan tepat sebanyak 9 soal pada tes terstandar, sehingga memperoleh nilai 210 poin.
- Skor nilai raport: 469,09 poin
- Nilai ujian terstandar: 210 poin
- Nilai akhir: 339,55 poin
Selma Ratnamaya
Selma Ratnamaya berasal dari SMP Negeri 11 dan berada pada urutan nilai ke-71. Jarak tempat tinggalnya ke SMAN 2 Kota Depok adalah sekitar 2,74 km. Ia tidak berhasil menjawab dengan benar sebanyak 10 soal pada tes terstandar, memperoleh nilai 200 poin.
- Skor nilai raport: 482,73 poin
- Nilai ujian terstandar: 200 poin
- Nilai akhir: 341,36 poin
Fahraizi Putra Fadhin
Fahraizi Putra Fadhin dari SMP Negeri 1 Depok berhasil lolos ke SMAN 2 Kota Depok dengan urutan nilai ke-72. Jarak tempat tinggalnya ke sekolah pilihan adalah sekitar 5,81 km. Ia tidak menjawab dengan tepat sebanyak 10 soal pada tes terstandar, sehingga memperoleh nilai 200 poin.
- Skor nilai raport: 469,82 poin
- Nilai ujian terstandar: 200 poin
- Nilai akhir: 334,91 poin
Marsya Eunike
Marsya Eunike berasal dari SMP Negeri 3 Depok dan berada pada urutan nilai ke-73. Jarak tempat tinggalnya ke SMAN 2 Kota Depok adalah sekitar 1,19 km. Ia tidak berhasil menjawab dengan benar sebanyak 11 soal pada tes terstandar, memperoleh nilai 190 poin.
- Skor nilai raport: 481,64 poin
- Nilai ujian terstandar: 190 poin
- Nilai akhir: 335,82 poin
Arrafa Satria Nabhani
Arrafa Satria Nabhani dari SMP Negeri 7 Depok berhasil lolos ke SMAN 2 Kota Depok dengan urutan nilai ke-74. Jarak tempat tinggalnya ke sekolah pilihan adalah sekitar 2,59 km. Ia tidak menjawab dengan tepat sebanyak 11 soal pada tes terstandar, sehingga memperoleh nilai 190 poin.
- Skor nilai raport: 480,27 poin
- Nilai ujian terstandar: 190 poin
- Nilai akhir: 335,14 poin