- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah sekolah SMA di Provinsi Maluku Utara pada tahun 2024 mencapai 225 unit, mengalami penambahan 1 unit dibandingkan tahun 2023 yang sebesar 224 unit. Secara historis, jumlah sekolah SMA di provinsi ini terus mengalami peningkatan sejak tahun 2018, dimulai dari 201 unit, kemudian bertambah menjadi 208 (2019), 210 (2020), 215 (2021), 217 (2022), dan 224 (2023). Secara nasional, urutan jumlah sekolah SMA Maluku Utara juga meningkat satu tingkat dari urutan ke-24 menjadi ke-23 pada tahun 2023 dan 2024.
(Baca: Harga Telur Ayam (Per Kg) di Pasar Tradisional di Papua | 2026)
Dari total 225 sekolah SMA pada 2024, sebanyak 139 unit merupakan SMA Negeri yang tidak mengalami perubahan dibandingkan tahun 2023, sedangkan SMA Swasta sebanyak 86 unit atau penambahan 1 unit dari tahun sebelumnya. Berdasarkan perhitungan persentase, SMA Negeri mendominasi dengan sebesar 61,7% dari total sekolah SMA, sedangkan SMA Swasta hanya menyumbang 38,3% dari keseluruhan.
Jumlah penduduk usia sekolah SMA (16-18 tahun) di Maluku Utara pada tahun 2023 tercatat sebesar 84.587 orang, yang merupakan peningkatan signifikan dari tahun 2018 yang hanya 69.700 orang. Secara nasional, provinsi ini juga naik peringkat dari urutan ke-30 menjadi ke-28 pada tahun 2023. Data jumlah penduduk usia ini pada tahun 2024 belum tersedia, namun tren pertumbuhan selama lima tahun terakhir menunjukkan peningkatan yang stabil.
Data pendukung dari BPS menunjukkan peningkatan kualitas akses dan tenaga pendidik SMA di Maluku Utara pada 2024. Angka Partisipasi Murni (APM) SMA mencapai 68%, naik 3,5% dari tahun 2023. Jumlah guru SMA juga meningkat sebesar 2,3% menjadi 4.037 orang. Jumlah kepala sekolah dan guru SMA Negeri mencapai 3.446 orang (naik 7,7%), sedangkan di SMA Swasta mengalami penurunan sebesar 20,6% menjadi 591 orang.