Data per 2024, pertumbuhan PDRB ADHK sektor industri makanan dan minuman di Kalimantan Utara tercatat 3,6% menjadi Rp3.127,74 miliar. Sebelumnya, Kalimantan Utara pernah mencatatkan rekor pertumbuhan pada 2016 sebesar 8,99%. Adapun dalam enam tahun terakhir, PDRB ADHK sektor industri makanan dan minuman tercatat dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 3,87%
Daftar 10 Terbesar:
(Baca: PDRB ADHB Sektor Jasa Lainnya Periode 2013-2024)
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), total PDRB ADHK sektor industri makanan dan minuman seluruh Indonesia pada 2024 mencapai Rp975,55 triliun.
PDRB ADHK sektor industri makanan dan minuman tersebut naik 6,02% dibandingkan tahun sebelumnya.
Urutan pertama adalah Jawa Timur, wilayah ini mencatatkan hingga Rp236,76 triliun. Provinsi ini mencatatkan peningkatan Rp16,61 triliun dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
(Baca: PDRB ADHK Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum Periode 2013-2024)
Berikutnya adalah Jawa Tengah yang mencatatkan PDRB ADHK sektor industri makanan dan minuman Rp157,26 triliun lebih tinggi periode yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan untuk data tahunan, PDRB ADHK sektor industri makanan dan minuman di provinsi ini naik 6,57% dibandingkan dengan sebelumnya.
Kemudian, PDRB ADHK sektor industri makanan dan minuman di Riau naik 2,77% menjadi Rp130,45 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, PDRB ADHK sektor industri makanan dan minuman di Jawa Barat naik 7,76% menjadi Rp98,42 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya dan PDRB ADHK sektor industri makanan dan minuman di Sumatera Utara naik 4,4% menjadi Rp79,79 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya
Berikut ini sepuluh provinsi dengan PDRB ADHK sektor industri makanan dan minuman tertinggi pada 2024:
- Jawa Timur Rp236,76 triliun
- Jawa Tengah Rp157,26 triliun
- Riau Rp130,45 triliun
- Jawa Barat Rp98,42 triliun
- Sumatera Utara Rp79,79 triliun
- Lampung Rp43,34 triliun
- Sulawesi Selatan Rp29,06 triliun
- Sumatera Selatan Rp28,24 triliun
- Banten Rp24,23 triliun
- Kalimantan Barat Rp19,67 triliun