Jumlah pekerja di Kabupaten Empat Lawang mengalami trend kenaikan dalam 14 tahun terakhir dan berlanjut pasca covid. Dalam lima tahun terakhir, jumlah pekerja juga ikut tren naik. Tercatat pada tahun 2022 jumlah pekerja sebanyak 129,31 ribu pekerja kemudian jumlahnya naik menjadi 205,55 ribu pekerja pada tahun 2024.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: PDRB ADHB di Kabupaten Jembrana Menurut Sektor pada 2024)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, menurut catatan BPS, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Empat Lawang pada Desember 2024, berkurang 0,25% menjadi 2,84% dibandingkan dengan Desember 2023. Dalam tujuh semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) terus bergerak naik dengan laju peningkatan lebih tinggi dibandingkan dengan semester sebelumnya.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari BPS. Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) ini, tercermin dari angka penduduk yang bekerja dan jumlah angkatan kerja yang dipublish BPS tahun ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Empat Lawang mengalami trend kenaikan dalam 15 tahun terakhir. Kemudian usai pandemi covid berakhir, untuk lima tahun terakhir, jumlah angkatan kerja juga dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2022 jumlah angkatan kerja sebanyak 134,13 ribu pekerja kemudian jumlahnya naik menjadi 211,56 ribu pekerja pada tahun 2024.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 362 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2024 yakni 4,1%.
Turunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Empat Lawang tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 4,44 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,27 persen.
Data Kependudukan di Kabupaten Empat Lawang:
Jumlah penduduk di Kabupaten Empat Lawang tercatat 336,16 ribu jiwa data per 2024. Angka ini dalam 17 tahun berturut-turut terus mengalami kenaikan. Selama lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) jumlah penduduk di wilayah ini sebesar 6,06%. Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan lima tahun sebelumnya yang tercatat 1,06%.
(Baca: 98,9% Penduduk di Kabupaten Tapin Beragama Islam)
Menurut nominalnya dibandingkan dengan wilayah lain se-provinsi Sumatera Selatan, kabupaten/kota ini berada di urutan 12, sementara bila dikelompokkan menurut pulau, kabupaten/kota ini ada di urutan 66.
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kabupaten Empat Lawang pada Juni 2024 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 14,37 ribu jiwa (4,27%)
- Umur 5-9 tahun 21,43 ribu jiwa (6,37%)
- Umur 10-14 tahun 24,98 ribu jiwa (7,43%)
- Umur 15-19 tahun 28,8 ribu jiwa (8,57%)
- Umur 20-24 tahun 30,37 ribu jiwa (9,03%)
- Umur 25-29 tahun 27,05 ribu jiwa (8,05%)
- Umur 30-34 tahun 26,31 ribu jiwa (7,83%)
- Umur 35-39 tahun 31,54 ribu jiwa (9,38%)
- Umur 40-44 tahun 28,57 ribu jiwa (8,5%)
- Umur 45-49 tahun 25,36 ribu jiwa (7,54%)
- Umur 50-54 tahun 20,69 ribu jiwa (6,15%)
- Umur 55-59 tahun 17,66 ribu jiwa (5,25%)
- Umur 60-64 tahun 14,33 ribu jiwa (4,26%)
- Umur 65-69 tahun 10,67 ribu jiwa (3,17%)
- Umur 70-74 tahun 6,18 ribu jiwa (1,84%)
- Umur lebih dari 75 tahun 7,87 ribu jiwa (2,34%)