Data per 2025, pertumbuhan nilai investasi PMA sektor pertambangan di Kalimantan Barat tercatat 21,82%. Angka ini naik dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat US$4302.3 ribu. Sebelumnya, Kalimantan Barat pernah mencatatkan rekor pertumbuhan pada 2011 dengan angka nilai investasi PMA sektor pertambangan mencapai US$1842.6 ribu. Dengan catatan pertumbuhan ini, terlihat bahwa posisi nilai investasi PMA sektor pertambangan mengalami penurunan dalam enam tahun terakhir
Daftar 10 Terbesar:
(Baca: Persentase Penduduk Miskin Periode 2013-2025)
Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), total nilai investasi PMA sektor pertambangan seluruh Indonesia pada 2025 mencapai US$4,74 miliar.
Nilai investasi PMA sektor pertambangan tersebut turun 8,52% dibandingkan tahun sebelumnya.
Papua Tengah berada di urutan pertama. Di provinsi ini, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat jumlah nilai investasi PMA sektor pertambangan sebanyak US$1,74 miliar. Perkembangan data tahunan di wilayah ini naik 17,98% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
(Baca: 10 Provinsi Terpilih Harga Minyak Goreng Tertinggi (Selasa, 10 Maret 2026))
Berikutnya adalah Sulawesi Tengah yang mencatatkan nilai investasi PMA sektor pertambangan US$468,54 juta lebih tinggi periode yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan untuk data tahunan, nilai investasi PMA sektor pertambangan di provinsi ini naik 92,79% dibandingkan dengan sebelumnya.
Kemudian, nilai investasi PMA sektor pertambangan di Jawa Timur turun 61,37% menjadi US$409,35 juta dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, Kalimantan Selatan dengan nilai investasi PMA sektor pertambangan US$389,24 juta (turun 14,32%) dan Sulawesi Selatan dengan nilai investasi PMA sektor pertambangan US$360,5 juta (naik 52,41%)
Berikut ini sepuluh provinsi dengan nilai investasi PMA sektor pertambangan tertinggi pada 2025:
- Papua Tengah US$1,74 miliar
- Sulawesi Tengah US$468,54 juta
- Jawa Timur US$409,35 juta
- Kalimantan Selatan US$389,24 juta
- Sulawesi Selatan US$360,5 juta
- Kalimantan Timur US$278,06 juta
- Nusa Tenggara Barat US$258,72 juta
- Sulawesi Tenggara US$205,84 juta
- DKI Jakarta US$162,81 juta
- Sulawesi Utara US$116,99 juta