Data per 2025, pertumbuhan nilai investasi PMA sektor pertambangan di Lampung tercatat 32,17%. Angka ini naik dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat US$7.226 ribu. Sebelumnya, Lampung pernah mencatatkan rekor pertumbuhan pada 2017 dengan angka nilai investasi PMA sektor pertambangan mencapai US$6.532 ribu dan untuk rata-rata dalam enam tahun terakhir yakni sebesar 489,05%.
Daftar 10 Terbesar:
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Perawatan Kulit di Kab. Kepulauan Mentawai 2018 - 2024)
Menurut publikasi Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), data per 2025, nilai investasi PMA sektor pertambangan jika ditotal untuk 10 provinsi teratas besarnya mencapai US$4,39 miliar. Nilai dari jumlah 10 provinsi tersebut, proporsinya mencapai 92,61% dari total seluruh provinsi.
Papua Tengah berada di urutan pertama. Di provinsi ini, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat jumlah nilai investasi PMA sektor pertambangan sebanyak US$1,74 miliar. Perkembangan data tahunan di wilayah ini naik 17,98% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Malta 2015 - 2024)
Menyusul di urutan berikutnya adalah Sulawesi Tengah. Periode yang sama tahun sebelumnya nilai investasi PMA sektor pertambangan di provinsi ini tercatat US$243,03 juta.
Selanjutnya, Jawa Timur dengan nilai investasi PMA sektor pertambangan US$409,35 juta (turun 61,37%), nilai investasi PMA sektor pertambangan di Kalimantan Selatan turun 14,32% menjadi US$389,24 juta dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya dan nilai investasi PMA sektor pertambangan di Sulawesi Selatan naik 52,41% menjadi US$360,5 juta dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya
Berikut ini sepuluh provinsi dengan nilai investasi PMA sektor pertambangan tertinggi pada 2025:
- Papua Tengah US$1,74 miliar
- Sulawesi Tengah US$468,54 juta
- Jawa Timur US$409,35 juta
- Kalimantan Selatan US$389,24 juta
- Sulawesi Selatan US$360,5 juta
- Kalimantan Timur US$278,06 juta
- Nusa Tenggara Barat US$258,72 juta
- Sulawesi Tenggara US$205,84 juta
- DKI Jakarta US$162,81 juta
- Sulawesi Utara US$116,99 juta