- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
International Monetary Fund (IMF) merilis data PDB Paritas Daya Beli Malta tahun 2024 berada di angka 0,56 unit. Angka ini mencatatkan pertumbuhan tahunan sebesar 0,73 persen, berbalik arah positif setelah tiga tahun berturut-turut mengalami kontraksi pada periode 2021 hingga 2022. Kontraksi yang dimaksud adalah penurunan nilai indikator secara bertahap setiap tahun, dimana pada puncak kontraksi 2022 sempat menyentuh angka terendah 0,54 unit.
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Malta terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
(Baca: Pengeluaran per Kapita Maluku Utara 2025: Kenaikan Jadi Rp1,49 Juta per Bulan)
Dilihat dari tren tiga tahun terakhir 2022-2024, nilai PDB PPP Malta menunjukkan pemulihan bertahap, naik dari 0,54 menjadi 0,55 kemudian 0,56. Rata-rata pertumbuhan tiga tahun terakhir berada di angka 0,19 persen, lebih baik dibandingkan rata-rata lima tahun terakhir 2020-2024 yang hanya mencatatkan rata-rata pertumbuhan negatif turun 0,31 persen akibat guncangan tahun 2020.
Dalam 10 tahun terakhir, kenaikan tertinggi PDB PPP Malta terjadi pada tahun 2015 dengan pertumbuhan 3,21 persen, sementara penurunan terendah tercatat pada tahun 2019 akibat goncangan ekonomi global turun 3,92 persen. Tidak ditemukan anomali nilai diluar rentang normal, fluktuasi indikator hanya bergerak stabil pada rentang 0,54 sampai 0,59 unit selama satu dekade terakhir tanpa lonjakan atau penurunan drastis.
Untuk peringkat regional Eropa, posisi Malta terus mengalami penurunan peringkat secara bertahap. Dari posisi 30 pada tahun 2019, kini pada tahun 2024 Malta berada di peringkat 33 wilayah Eropa. Penurunan peringkat ini terjadi akibat pertumbuhan indikator Malta yang lebih lambat dibandingkan mayoritas negara lain di wilayah yang sama dalam 5 tahun terakhir.
Berdasarkan data perbandingan, posisi Malta tahun 2024 masih berada jauh dibawah 5 negara teratas wilayah Eropa. Lima besar teratas masing-masing adalah Islandia, Serbia, Albania, Ukraina dan North Macedonia yang seluruhnya mencatatkan nilai PDB PPP di atas 0,7 unit. Pertumbuhan Malta tahun 2024 juga lebih rendah dibandingkan rata-rata pertumbuhan 10 negara teratas Eropa.
(Baca: PDB Menurut Daya Beli di Burundi 2024)
IMF juga merilis proyeksi PDB PPP Malta hingga tahun 2030. Proyeksi menunjukkan nilai indikator akan stagnan bergerak di sekitar angka 0,55 unit sampai akhir dekade, tanpa pertumbuhan signifikan. Rata-rata pertumbuhan proyeksi hanya sebesar 0,03 persen per tahun, menunjukkan tidak ada perbaikan ekonomi berarti maupun penurunan drastis dalam 6 tahun ke depan.
Kondisi ini memperlihatkan ekonomi Malta setelah pulih dari penurunan tahun 2022 telah memasuki fase datar. Tanpa kebijakan ekonomi struktural, posisi regional Malta beresiko terus turun dibandingkan negara lain Eropa yang menunjukkan pertumbuhan lebih konsisten. Proyeksi stagnan juga menjadi tanda tidak adanya penggerak ekonomi baru yang dapat mendorong peningkatan daya beli masyarakat dalam jangka menengah.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Jul) | 2,88% | -0.46 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.864 | +0.19 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Neraca perdagangan (Jun) | -450,50 | -72.02 | |
| Ekspor Migas (Jun) | 1,07 | +40.52 | |
| Impor Migas (Jun) | 4,56 | +0.96 | |
| Ekspor (Jun) | 25,46 | +9.72 | |
| Impor (Jun) | 25,91 | +4.41 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |