- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
International Monetary Fund (IMF) mencatat PDB Paritas Daya Beli (PPP) Burkina Faso pada 2024 mencapai 213.77 unit, dengan pertumbuhan tahunan sebesar 5.76%. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibanding rata-rata tiga tahun terakhir (2021-2023) yang hanya sekitar 0.44%, dan juga jauh lebih baik daripada rata-rata lima tahun terakhir (2019-2023) yang bernilai negatif turun 0.54%. Pertumbuhan 5.76% ini merupakan tertinggi sejak tahun 2018 yang mencapai 3.32%.
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Burkina Faso terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Republic of the Congo 2015 - 2024)
Sepanjang 10 tahun terakhir (2015-2024), data PDB PPP Burkina Faso menunjukkan kondisi fluktuatif: ada tahun-tahun pertumbuhan positif (2016,2018,2021,2022,2024) dan tahun kontraksi (kontraksi berarti penurunan nilai PDB PPP dibanding tahun sebelumnya, seperti 2015,2017,2019,2020,2023). Tahun 2019 merupakan tahun dengan kontraksi terparah dalam dekade ini, dengan pertumbuhan -3.61% yang menyebabkan nilai PDB PPP turun dari 208.28 unit (2018) ke 200.76 unit (2019).
Dalam peringkat regional Afrika, Burkina Faso mengalami kenaikan peringkat yang signifikan pada 2024, dari peringkat 20 pada tahun 2023 ke peringkat 17. Peningkatan ini menunjukkan bahwa kinerja ekonomi Burkina Faso dalam hal PDB PPP lebih baik dibanding sebagian negara lain di wilayah Afrika pada tahun ini.
(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Tonga 2015 - 2024)
IMF memproyeksikan nilai PDB PPP Burkina Faso akan terus meningkat hingga 226.32 unit pada 2025 dengan pertumbuhan 5.87%, yang sedikit lebih tinggi dari pertumbuhan 2024. Namun, pertumbuhan akan melambat menjadi 1.95% pada 2026, dan terjadi kontraksi kecil turun 0.14% pada 2027 (artinya nilai PDB PPP turun sedikit dari 230.72 unit menjadi 230.41 unit). Setelah itu, pertumbuhan akan kembali terjadi secara perlahan hingga 2030, dengan nilai PDB PPP mencapai 233.57 unit.
Dibandingkan dengan negara lain di Afrika, Burkina Faso memiliki kinerja ekonomi yang jauh lebih baik daripada Libya, yang merupakan negara dengan pertumbuhan PDB PPP terburuk dalam tiga tahun terakhir dengan rata-rata pertumbuhan negatif turun 5.3%. Pada tahun 2024, Burkina Faso berada di peringkat 17 regional, sedangkan negara dengan peringkat terendah adalah Somalia di peringkat 50.