- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
International Monetary Fund (IMF) merilis data historis PDB Paritas Daya Beli Angola hingga tahun 2024 yang menunjukkan angka mencapai 263,56 unit. Angka ini merupakan kenaikan tertajam sepanjang 10 tahun terakhir, dengan pertumbuhan tahunan sebesar 25,32% pada 2024. Selama tiga tahun terakhir yakni 2022, 2023 dan 2024, rata-rata pertumbuhan tahunan tercatat 15,05%, meningkat secara konsisten tanpa pernah mengalami kontraksi pada periode tersebut.
(Baca: PDB Menurut Daya Beli di Georgia 2024)
Dibandingkan rata-rata pertumbuhan lima tahun terakhir 2020-2024 yang mencapai 16,34%, kinerja tiga tahun terakhir menunjukkan pertumbuhan sedikit lebih rendah namun tetap stabil positif. Selama 10 tahun periode data sejak 2015, PDB PPP Angola tidak pernah mengalami penurunan nilai absolut, seluruh tahun mencatatkan pertumbuhan positif. Pertumbuhan terendah terjadi pada tahun 2015 dengan kontraksi turun 3,85%, yang artinya pada tahun tersebut nilai ekonomi riil berkurang dibandingkan tahun sebelumnya.
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Angola terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
Anomali pertumbuhan hanya terjadi pada tahun 2024, dimana lonjakan 25,32% melebihi rata-rata 10 tahun sebelumnya sebesar 14,5% hampir dua kali lipat. Lonjakan ini tidak diikuti dengan gejolak negatif pada tahun sebelumnya, melainkan kelanjutan akselerasi pertumbuhan yang mulai terlihat sejak akhir 2022. Fluktuatif yang terjadi pada data hanya berarti tingkat kenaikan yang berubah tiap tahun, namun tidak pernah berbalik arah menjadi penurunan nilai sejak 2016.
Peringkat regional Angola di kawasan Afrika menunjukkan peningkatan sangat signifikan. Dari peringkat 16 pada tahun 2023, negara ini melonjak 6 posisi menjadi peringkat 10 pada tahun 2024. Ini merupakan kenaikan peringkat tertinggi yang pernah dicatat Angola sepanjang sejarah data, setelah sebelumnya hanya naik 1 atau 2 posisi tiap tahun selama periode 2015 sampai 2022.
(Baca: PDB Menurut Daya Beli di Oman 2024)
Dibandingkan negara lain di kawasan Afrika, kinerja pertumbuhan PDB PPP Angola 2024 menempati urutan ke 7 tertinggi sepanjang tahun ini. Angka pertumbuhan 25,32% melebihi hampir seluruh negara besar di kawasan, hanya kalah dari Malawi, Sudan, Zimbabwe dan beberapa negara kecil dengan basis ekonomi jauh lebih kecil. Angka ini juga 3 kali lebih besar dari rata-rata pertumbuhan negara Afrika pada tahun yang sama.
IMF juga merilis proyeksi PDB PPP Angola untuk 6 tahun ke depan hingga 2030. Proyeksi menunjukkan pertumbuhan akan tetap positif seluruh tahun, namun akan mengalami normalisasi secara bertahap setelah lonjakan 2024. Pertumbuhan diproyeksikan 16,93% pada 2025, lalu terus menurun secara bertahap menuju kisaran 9% pada tahun 2027 sampai 2030.
Meskipun laju pertumbuhan diproyeksikan melambat, kondisi ekonomi secara absolut akan terus membaik. Tidak ada proyeksi kontraksi hingga akhir periode 2030, yang artinya nilai ekonomi riil masyarakat Angola akan terus meningkat tiap tahun tanpa penurunan. Total nilai PDB PPP diproyeksikan hampir dua kali lipat dari kondisi 2024 pada akhir tahun 2030.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Jul) | 2,88% | -0.46 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.864 | +0.19 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Neraca perdagangan (Jun) | -450,50 | -72.02 | |
| Ekspor Migas (Jun) | 1,07 | +40.52 | |
| Impor Migas (Jun) | 4,56 | +0.96 | |
| Ekspor (Jun) | 25,46 | +9.72 | |
| Impor (Jun) | 25,91 | +4.41 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |