- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
International Monetary Fund (IMF) mencatat PDB Paritas Daya Beli (PPP) Tunisia pada 2024 sebesar 0.94 unit. Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya (0.89 unit). Peningkatan ini mengindikasikan bahwa daya beli masyarakat Tunisia mengalami perbaikan.
Secara historis, PDB PPP Tunisia mengalami fluktuasi. Namun, secara umum menunjukkan tren peningkatan dari 2015 (0.72 unit) hingga 2024. Kenaikan tertinggi terlihat pada periode 2023-2024 dengan pertumbuhan 5.52%. Penurunan signifikan terjadi pada tahun 2022 dengan kontraksi turun 3.76%, yang merupakan anomali jika dibandingkan dengan tren positif selama 10 tahun terakhir.
(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Qatar 2015 - 2024)
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Tunisia terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
Dalam tiga tahun terakhir (2022-2024), PDB PPP Tunisia menunjukkan pemulihan yang kuat. Sempat terkontraksi pada 2022, namun kemudian tumbuh pesat pada 2023 dan 2024. Rata-rata pertumbuhan PDB PPP selama tiga tahun terakhir lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan lima tahun terakhir. Hal ini menandakan momentum positif dalam pemulihan ekonomi Tunisia.
Jika dibandingkan dengan rata-rata lima tahun terakhir (2019-2023), pertumbuhan PDB PPP Tunisia pada 2024 menunjukkan kinerja yang lebih baik. Meskipun sempat mengalami penurunan pada 2022, pemulihan yang kuat pada 2023 dan 2024 berhasil mendorong pertumbuhan di atas rata-rata lima tahun sebelumnya.
IMF memproyeksikan PDB PPP Tunisia akan terus meningkat hingga 2030. Angka proyeksi untuk 2025 adalah 0.971 unit, dan pada 2030 diperkirakan mencapai 1.284 unit. Proyeksi ini mengindikasikan bahwa kondisi ekonomi Tunisia diperkirakan akan terus membaik di masa mendatang, dengan pertumbuhan yang stabil dan berkelanjutan.
(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) North Macedonia 2015 - 2024)
Di tingkat regional Afrika, ranking Tunisia mengalami penurunan dari peringkat 47 menjadi 48 pada 2024. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun PDB PPP Tunisia meningkat, negara-negara lain di kawasan tersebut mengalami pertumbuhan yang lebih pesat.
Sebagai perbandingan, Somalia memiliki nilai PDB PPP terendah di antara negara-negara yang dibandingkan, yaitu 0.399 unit. Sementara itu, Afrika Selatan memiliki nilai PDB PPP tertinggi, yaitu 5714.907 unit. Peringkat Tunisia dalam daftar ini menunjukkan posisinya di antara negara-negara Afrika lainnya dalam hal PDB PPP.