- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
International Monetary Fund (IMF) mencatat nilai PDB Paritas Daya Beli Tunisia tahun 2024 tercatat di angka 0,94 unit, mencatatkan kenaikan berkelanjutan setelah tahun sebelumnya berada di angka 0,89 unit. Angka ini menjadi nilai tertinggi sepanjang 10 tahun periode data yang dicatat, setelah sebelumnya hanya sempat menyentuh puncak sementara di angka 0,88 pada tahun 2021.
(Baca: PDB Menurut Daya Beli di Chad 2024)
Selama tiga tahun terakhir yaitu periode 2022 sampai 2024, pertumbuhan PDB PPP Tunisia menunjukkan pemulihan yang konsisten. Tahun 2022 sempat terjadi kontraksi sebesar 3,76% yang berarti penurunan nilai produksi riil yang disesuaikan daya beli masyarakat secara tahunan, kemudian pulih tumbuh 5,09% di 2023 dan meningkat lagi menjadi 5,52% pada tahun 2024.
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Tunisia terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
Rata-rata pertumbuhan tiga tahun terakhir mencapai 2,28 persen, angka ini lebih baik dibandingkan rata-rata pertumbuhan lima tahun terakhir yang hanya tercatat 1,52 persen. Jika dibandingkan periode 10 tahun terakhir, anomali penurunan hanya terjadi satu kali yaitu pada tahun 2022, seluruh tahun lainnya selalu mencatatkan pertumbuhan positif.
Kenaikan tertinggi sepanjang 10 tahun tercatat pada tahun 2024 dengan pertumbuhan 5,52 persen, sedangkan titik terendah terjadi pada tahun 2022 ketika terjadi kontraksi yang dipicu guncangan harga komoditas global. Fluktuasi periode 3 tahun terakhir berarti sempat terjadi penurunan dalam satu tahun, kemudian diikuti dua kali kenaikan berturut-turut dengan laju yang semakin cepat.
(Baca: PDB Menurut Daya Beli di Chili 2024)
Untuk ranking regional Afrika, tahun 2024 Tunisia turun satu peringkat menjadi posisi 48 dari sebelumnya berada di peringkat 47. Penurunan peringkat ini terjadi bukan karena penurunan nilai PDB PPP Tunisia, melainkan ada negara lain di kawasan yang mencatatkan pertumbuhan lebih tinggi pada periode yang sama.
Berdasarkan data perbandingan regional, posisi Tunisia saat ini berada satu tingkat di atas Libya dan satu tingkat di bawah Maroko. Negara dengan nilai terendah di kawasan Afrika adalah Somalia yang berada di peringkat 50, sehingga Tunisia masih berada di kuartal terbawah ranking PDB PPP kawasan Afrika.
Proyeksi IMF menunjukkan PDB PPP Tunisia akan terus tumbuh sampai tahun 2030, dengan laju pertumbuhan yang semakin meningkat setiap tahun. Dimulai dari pertumbuhan 3,74 persen tahun 2025 dan diproyeksikan mencapai 7,18 persen pada akhir dekade, menunjukkan perbaikan kondisi ekonomi yang berkelanjutan dibandingkan rata-rata historis 10 tahun terakhir.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Mei) | 3,08% | +0.66 | |
| Inflasi mom (Mei) | 0,28% | +0.15 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.900 | +0.37 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Neraca perdagangan (Apr) | 89,10 | -97.32 | |
| Ekspor Migas (Apr) | 1,16 | -9.81 | |
| Impor Migas (Apr) | 4,60 | +45.09 | |
| Ekspor (Apr) | 25,30 | +12.32 | |
| Impor (Apr) | 25,21 | +31.28 | |
| Kunjungan Wisman (Apr) | 1,25 | +14.75 | |
| NTP (Mei) | 113,79 | +1.34 |