- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
International Monetary Fund (IMF) merilis data historis PDB Paritas Daya Beli Tunisia yang menunjukkan pada tahun 2024 nilai indikator ini mencapai 0,94 unit, merupakan angka tertinggi sepanjang 10 tahun periode pengamatan. Dibandingkan tahun 2023 yang tercatat 0,89 unit, terjadi kenaikan sebesar 5,62% yang juga menjadi pertumbuhan tahunan tertinggi sejak 10 tahun terakhir.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan di Lampung 2025)
Tiga tahun terakhir 2022 hingga 2024, Tunisia mencatatkan fluktuasi tajam: tahun 2022 terjadi kontraksi yaitu penurunan nilai PDB PPP sebesar 3,76% dari tahun sebelumnya, kemudian pulih naik 5,09% pada 2023 dan kembali dipercepat menjadi 5,52% pada 2024. Rata-rata pertumbuhan tiga tahun terakhir mencapai 2,28%, lebih lemah dibandingkan rata-rata pertumbuhan lima tahun terakhir yang tercatat 2,52%.
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Tunisia terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
Selama 10 tahun periode pengamatan 2015-2024, titik terendah pertumbuhan PDB PPP Tunisia terjadi pada tahun 2022 dengan kontraksi negatif, sementara pencapaian tertinggi terjadi pada tahun 2024 ini. Anomali penurunan pada 2022 merupakan satu-satunya tahun dengan pertumbuhan negatif sepanjang sepuluh tahun terakhir, dan setelah peristiwa tersebut pemulihan berjalan konsisten selama dua tahun berturut-turut.
Untuk peringkat regional Afrika, pada tahun 2024 Tunisia turun satu peringkat menjadi posisi 48, dari sebelumnya berada di peringkat 47 sepanjang empat tahun berturut-turut. Penurunan peringkat ini terjadi meskipun nilai PDB PPP Tunisia mengalami kenaikan, dikarenakan sejumlah negara lain di kawasan mencatatkan pertumbuhan yang lebih tinggi pada periode yang sama.
Dibandingkan negara lain di kawasan Afrika, pertumbuhan PDB PPP Tunisia 5,52% pada 2024 berada di bawah rata-rata negara berkembang Afrika. Sebagai perbandingan, negara dengan pertumbuhan terbaik tiga tahun terakhir yaitu Malawi berhasil mencatatkan pertumbuhan 25,95%, sementara posisi peringkat Tunisia masih berada di kuartil bawah seluruh negara di kawasan Afrika.
International Monetary Fund (IMF) juga merilis proyeksi PDB PPP Tunisia hingga tahun 2030. Berdasarkan data tersebut, nilai indikator ini diproyeksikan akan terus naik secara konsisten, dimulai dari 0,971 unit pada 2025, hingga mencapai 1,284 unit pada akhir periode proyeksi. Laju pertumbuhan juga diproyeksikan terus meningkat setiap tahun, dari 3,74% pada 2025 hingga mencapai 7,18% pada 2030.
Secara keseluruhan, kondisi PDB PPP Tunisia tahun 2024 menunjukkan pemulihan ekonomi yang solid setelah guncangan kontraksi pada tahun 2022. Meskipun peringkat regional mengalami penurunan kecil, tren pertumbuhan dua tahun berturut-turut dan proyeksi kenaikan laju pertumbuhan hingga akhir dekade menunjukkan bahwa potensi perbaikan kondisi ekonomi Tunisia masih terbuka lebar dalam beberapa tahun ke depan.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Agu) | 3,19% | +0.31 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.942 | +0.24 | |
| PDB ADHK (Q2) | 3.576,20 | +3.73 | |
| Neraca perdagangan (Jul) | 121,90 | -127.06 | |
| Ekspor Migas (Jul) | 787,60 | -26.07 | |
| Impor Migas (Jul) | 3,77 | -17.33 | |
| Ekspor (Jul) | 26,22 | +2.98 | |
| Impor (Jul) | 26,09 | +0.72 | |
| Kunjungan Wisman (Jul) | 1,53 | +9.99 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |