- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
International Monetary Fund (IMF) merilis data terbaru PDB Paritas Daya Beli Chili tahun 2024 mencapai angka 459,6 unit. Angka ini mencatatkan pertumbuhan tahunan sebesar 5,17 persen, menjadi laju pertumbuhan tertinggi yang tercatat selama sepuluh tahun terakhir periode 2015-2024. Dibandingkan tahun 2023 yang hanya tumbuh 2,89 persen, akselerasi pertumbuhan tahun ini terjadi sangat signifikan setelah dua tahun sebelumnya sempat mengalami perlambatan sangat dalam.
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Chili terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
(Baca: PDB Menurut Daya Beli di Thailand 2024)
Tiga tahun terakhir periode 2022-2024 mencatatkan rata-rata pertumbuhan sebesar 2,82 persen, sedikit lebih rendah dibandingkan rata-rata lima tahun terakhir yang mencapai 2,95 persen. Perbedaan ini terjadi akibat kontraksi pertumbuhan pada tahun 2022 yang hanya tumbuh 0,4 persen, dimana kontraksi disini berarti laju peningkatan ekonomi melambat drastis hampir mendekati stagnan dibandingkan tahun normal sebelumnya.
Selama sepuluh tahun terakhir, titik terendah pertumbuhan PDB PPP Chili tercatat pada tahun 2018 dengan pertumbuhan negatif minus 0,37 persen. Satu-satunya anomali penurunan nilai absolut PDB PPP yang pernah terjadi hanya pada tahun tersebut, sementara seluruh tahun lain dalam periode sepuluh tahun selalu mencatatkan peningkatan nilai meskipun dengan laju yang berbeda-beda.
Secara peringkat regional di kawasan Amerika Selatan, posisi Chili tetap konsisten berada di urutan kedua selama seluruh sepuluh tahun periode data yang dicatat. Tidak ada perubahan peringkat sepanjang tahun 2015 hingga 2024, meskipun terjadi pergerakan nilai pertumbuhan yang cukup signifikan setiap tahunnya. Posisi pertama kawasan masih dipegang oleh Kolombia selama periode pengamatan data ini.
Berdasarkan perbandingan dengan negara lain di kawasan, pertumbuhan PDB PPP Chili tahun 2024 berada di atas sebagian besar negara tetangga, hanya kalah dari Guyana dan Venezuela yang mencatatkan pertumbuhan luar biasa di atas 50 persen dalam tiga tahun terakhir. Chili masih menempati posisi di atas Argentina, Peru, Bolivia, Brazil dan Uruguay untuk laju pertumbuhan tahun berjalan ini.
(Baca: PDB Menurut Daya Beli di Tunisia 2024)
International Monetary Fund (IMF) juga merilis proyeksi pertumbuhan PDB PPP Chili untuk enam tahun ke depan mulai 2025 hingga 2030. Setelah lonjakan pertumbuhan 5,17 persen di tahun 2024, seluruh tahun proyeksi selanjutnya hanya akan mencatatkan pertumbuhan dibawah 1,2 persen setiap tahunnya. Proyeksi ini menunjukkan bahwa kondisi ekonomi akan mengalami perlambatan yang sangat signifikan setelah tahun 2024.
Kondisi fluktuatif pertumbuhan Chili yang terlihat dalam data sepuluh tahun terakhir menunjukkan pola dimana setiap terjadi lonjakan pertumbuhan tinggi, akan selalu diikuti dengan periode perlambatan selama 2 sampai 3 tahun berikutnya. Pola ini terulang pada tahun 2015, 2021 dan sekarang tahun 2024, sehingga proyeksi perlambatan yang dirilis sesuai dengan pola historis pertumbuhan ekonomi negara ini selama satu dekade terakhir.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Jul) | 2,88% | -0.46 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.864 | +0.19 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Neraca perdagangan (Jun) | -450,50 | -72.02 | |
| Ekspor Migas (Jun) | 1,07 | +40.52 | |
| Impor Migas (Jun) | 4,56 | +0.96 | |
| Ekspor (Jun) | 25,46 | +9.72 | |
| Impor (Jun) | 25,91 | +4.41 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |