Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata persentase penduduk perempuan di perkotaan dan perdesaan yang mempunyai keluhan kesehatan untuk 10 provinsi teratas data per 2024 adalah 25,2%.
Urutan pertama adalah Nusa Tenggara Barat, wilayah ini mencatatkan hingga 40,79%. Provinsi ini mencatatkan penurunan -0,89% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Gorontalo berada di urutan kedua. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, persentase penduduk perempuan di perkotaan dan perdesaan yang mempunyai keluhan kesehatan di provinsi ini tumbuh 36,19%. persentase penduduk perempuan di perkotaan dan perdesaan yang mempunyai keluhan kesehatan di provinsi ini dilaporkan 36,19%. Adapun untuk periode sebelumnya tercatat sebanyak 37,27%.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kota Padang Panjang Periode 2004 - 2024)
Berikutnya, Jawa Tengah dengan persentase penduduk perempuan di perkotaan dan perdesaan yang mempunyai keluhan kesehatan 34,25%, persentase penduduk perempuan di perkotaan dan perdesaan yang mempunyai keluhan kesehatan di Sumatera Barat tercatat di angka 32,28% dan Lampung dengan persentase penduduk perempuan di perkotaan dan perdesaan yang mempunyai keluhan kesehatan 32,25%
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Barito Timur Periode 2004 - 2024)
Berikut ini adalah daftar sepuluh provinsi dengan persentase penduduk perempuan di perkotaan dan perdesaan yang mempunyai keluhan kesehatan persentase tertinggi:
- Nusa Tenggara Barat 40,79 %
- Gorontalo 36,19 %
- Jawa Tengah 34,25 %
- Sumatera Barat 32,28 %
- Lampung 32,25 %
- Kep. Bangka Belitung 31,4 %
- Nusa Tenggara Timur 31,35 %
- Jawa Barat 31,22 %
- Sumatera Selatan 31,18 %
- Kalimantan Selatan 30,87 %