Inflasi Makanan, Minuman dan Tembakau di Kabupaten Ngada Bulan April 1,7%
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Harga-harga komponen penyumbang inflasi makanan di Kabupaten Ngada pada April kemarin mencapai 1,7%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 0,13%. Di antara enam kelompok inflasi yang diukur di daerah ini, kelompok makanan, minuman dan tembakau menyumbang 1,56% inflasi di Kabupaten Ngada.
(Baca: Harga Perlengkapan, Peralatan dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga di Kota Dumai Naik 0,3%)
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan indeks harga konsumen (IHK) makanan, minuman dan tembakau di Kabupaten Ngada berada di level 116,97 pada April 2026, lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 115,01.
Bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu, inflasi makanan, minuman dan tembakau telah mencapai 1,62% (year on year/yoy). Sementara jika dibandingkan dengan posisi awal tahun, harga-harga komponen penyumbang inflasi di Kabupaten Ngada telah mengalami pertumbuhan 2,05% (year to date/ytd).
Subkelompok inflasi ini mengalami peningkatan tertinggi di urutan kedua dibanding sub kelompok penyumbang inflasi lainnya.
(Baca: Harga Perlengkapan, Peralatan dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga di Kota Padang Naik 2,93%)
Berikut ini inflasi subkelompok makanan, minuman dan tembakau yang di ukur BPS per April di Kabupaten Ngada :
- Kelompok makanan, minuman dan tembakau 1,56%
- Kelompok makanan 1,7%
- Kelompok rokok dan tembakau 1,05%
Dibandingkan dengan 150 kabupaten/kota lain, inflasi makanan, minuman dan tembakau tertinggi terjadi di Indonesia turun 0,35% dengan IHK sebesar 116.38 dan terendah terjadi di Kabupaten Jayawijaya sebesar 0,72% dengan IHK sebesar 134.64. Sementara untuk Kabupaten Ngada ini menempati urutan 13.
BPS mencatat, inflasi Maret 2025 sebesar 1,65% secara bulanan dan 2,42% secara tahunan. Meski tercatat lebih tinggi dibandingkan dengan inflasi bulanan sebelumnya, tingkat inflasi bulanan ini masih lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar 1,95%.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| PDB ADHK (Q4 2025) | 3.474,50 | +0.86 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17 | -0.03 | |
| Neraca perdagangan (Mar) | 3,32 | +160.82 | |
| Ekspor Migas (Mar) | 1,28 | +18.60 | |
| Impor Migas (Mar) | 3,17 | +58.74 | |
| Ekspor (Mar) | 22,53 | +1.62 | |
| Impor (Mar) | 19,21 | -8.08 | |
| Kunjungan Wisman (Feb) | 1,16 | -2.42 | |
| Inflasi yoy (Apr) | 2,42% | -1.06 | |
| Inflasi mom (Mar) | 0,41% | -0.27 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| NTP (Apr) | 112,29 | +0.43 |