Harga Makanan, Minuman dan Tembakau di Kota Madiun Bulan Mei Naik 0,32%
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Harga-harga komponen penyumbang inflasi rokok dan tembakau di Kota Madiun pada Mei mencapai 0,32%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 0,21%. Di antara 11 kelompok inflasi yang diukur di daerah ini, kelompok makanan, minuman dan tembakau menyumbang 0,48% inflasi daerah.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Kecantikan Kab. Mojokerto | 2024)
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan indeks harga konsumen (IHK) makanan, minuman dan tembakau di Kota Madiun berada di level 141,03 pada Mei 2026, lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 140,58.
Bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu, inflasi makanan, minuman dan tembakau telah mencapai 4,68% (year on year/yoy). Sementara jika dibandingkan dengan posisi awal tahun, harga-harga komponen penyumbang inflasi di Kota Madiun telah mengalami pertumbuhan 2,17% (year to date/ytd).
Dibandingkan dengan 11 kelompok lainnya, inflasi kelompok ini berada di urutan ketiga.
(Baca: Harga Makanan, Minuman dan Tembakau di Luwuk Bulan Mei Naik 1,04%)
Berikut ini inflasi subkelompok makanan, minuman dan tembakau yang di ukur BPS per Mei di Kota Madiun :
- Kelompok rokok dan tembakau 0,32%
- Kelompok minuman yang tidak beralkohol 0,64%
- Kelompok makanan 0,49%
- Kelompok makanan, minuman dan tembakau 0,48%
Dibandingkan dengan 121 kabupaten/kota lain, inflasi makanan, minuman dan tembakau tertinggi terjadi di Indonesia sebesar 0,53% dengan IHK sebesar 124.43 dan terendah terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ilir sebesar 0,34% dengan IHK sebesar 119,01. Sementara untuk Kota Madiun ini menempati urutan 70.
Inflasi (umum) bulan Maret 2025 di tingkat nasional sebesar 1,65% naik dari bulan sebelumnya (month to month/m-to-m). Jika dibandingkan dengan posisi awal tahun, inflasi umum nasional telah mencapai 1,5% (ytd) dan jika dibandingkan dengan posisi Mei 2025, telah terjadi inflasi sebesar 3,08% (yoy).
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.957 | +0.03 | |
| Neraca perdagangan (Apr) | 89,10 | -97.32 | |
| Ekspor Migas (Apr) | 1,16 | -9.81 | |
| Impor Migas (Apr) | 4,60 | +45.09 | |
| Ekspor (Apr) | 25,30 | +12.32 | |
| Impor (Apr) | 25,21 | +31.28 | |
| Kunjungan Wisman (Apr) | 1,25 | +14.75 | |
| Inflasi yoy (Mei) | 3,08% | +0.66 | |
| Inflasi mom (Mei) | 0,28% | +0.15 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| NTP (Mei) | 113,79 | +1.34 |