Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk kebutuhan kecantikan di Kabupaten Mojokerto pada tahun 2024 mencapai 47952 rupiah. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 7,6 persen dibandingkan tahun 2023, dengan penambahan nilai sebesar 3371 rupiah per orang setiap bulannya. Sepanjang periode 2018 hingga 2024, tercatat hanya sekali terjadi penurunan nilai pengeluaran yaitu pada tahun 2022 sebesar 3,4 persen.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan di Papua Pegunungan 2024)
Nilai pengeluaran kecantikan ini setara dengan 22,2 persen dari pengeluaran untuk perawatan, 19,7 persen dari pengeluaran untuk makanan jadi, dan 19,7 persen dari total pengeluaran aneka barang dan jasa per kapita setiap bulan. Selain itu, nilai ini juga berada dibawah pengeluaran untuk rokok dan tembakau yang mencapai 146484 rupiah per kapita per bulan. Sepanjang tujuh tahun pengamatan, rata-rata pertumbuhan pengeluaran kecantikan per tahun mencapai 10,3 persen.
Pada tahun 2021 terjadi lonjakan pengeluaran kecantikan sebesar 44,1 persen, menjadi kenaikan tertinggi sepanjang periode data. Satu tahun setelahnya, yaitu tahun 2022 terjadi sedikit penurunan sebelum kembali naik secara konsisten hingga tahun 2024. Pengeluaran tertinggi tercatat pada tahun 2024, sedangkan nilai terendah tercatat pada tahun 2018 dengan nilai 26397 rupiah.
Berdasarkan peringkat se-provinsi Jawa Timur, Kabupaten Mojokerto menempati urutan ke 13 dari total 38 kabupaten dan kota. Urutan ini konsisten tidak berubah dibandingkan peringkat tahun sebelumnya. Lima wilayah dengan pengeluaran kecantikan tertinggi di Jawa Timur tahun 2024 berturut-turut adalah Kota Surabaya 82861 rupiah, Kota Batu 74071 rupiah, Kota Probolinggo 73520 rupiah, Kota Mojokerto 71165 rupiah dan Kota Blitar 67175 rupiah.
(Baca: Update 2024: Tenaga Listrik yang Dibangkitkan di Jawa Tengah)
Untuk pengeluaran bukan makanan secara keseluruhan, Kabupaten Mojokerto juga menempati urutan ke 13 se-provinsi Jawa Timur pada tahun 2024. Total pengeluaran bukan makanan per kapita mencapai 651949 rupiah per bulan, dengan pertumbuhan sebesar 10,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai ini berada jauh dibawah Kota Surabaya yang mencatatkan pengeluaran bukan makanan tertinggi sebesar 1541006 rupiah per kapita per bulan.
Pengeluaran Makanan
Badan Pusat Statistik mencatat total pengeluaran per kapita per bulan untuk kebutuhan makanan di Kabupaten Mojokerto tahun 2024 mencapai 693054 rupiah. Nilai ini menempatkan wilayah ini pada urutan ke 16 dari seluruh kabupaten kota di Jawa Timur. Terjadi kenaikan sebesar 2,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya, angka pertumbuhan ini termasuk rendah dibandingkan rata-rata pertumbuhan pengeluaran makanan se-provinsi. Nilai pengeluaran makanan ini hampir setara dengan pengeluaran makanan di Kabupaten Tuban dan Kabupaten Nganjuk pada tahun yang sama.
Pengeluaran Total Makanan dan Bukan Makanan
Total pengeluaran masyarakat Kabupaten Mojokerto untuk seluruh kebutuhan mencapai 1345003 rupiah per kapita setiap bulan pada tahun 2024. Wilayah ini menempati urutan ke 14 se-provinsi Jawa Timur untuk kategori ini. Terjadi sedikit penurunan sebesar 6,1 persen dibandingkan nilai tahun 2023. Penurunan ini terjadi seiring penurunan pengeluaran total yang juga dialami hampir seluruh wilayah kota di Jawa Timur, termasuk Kota Surabaya, Kota Malang dan Kota Madiun yang juga mencatatkan penurunan nilai pengeluaran total pada tahun yang sama.