Data per 2024, persentase rumah tangga dengan status kepemilikan rumah bebas sewa di perkotaan dan perdesaan di Aceh tercatat 9,71% turun dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat 10,56%. Sebelumnya, Aceh pernah mencatatkan persentase dengan angka tertinggi pada 2021 sebesar 11,51%. Sedangkan rata-rata dalam enam tahun terakhir yakni sebesar 1,04%.
Daftar 10 Terbesar:
(Baca: Penduduk Kabupaten Tanah Laut Mengeluarkan Rp1.919 per Kapita per Minggu untuk Membeli Sayur Matang)
Badan Pusat Statistik (BPS) mengestimasi rata-rata persentase rumah tangga dengan status kepemilikan rumah bebas sewa di perkotaan dan perdesaan di Indonesia mencapai 8,74%. Adapun persentase tertinggi yakni 23,08% dan provinsi dengan persentase terendah di angka 0,35%.
Urutan pertama adalah DKI Jakarta, wilayah ini mencatatkan hingga 23,08%. Provinsi ini mencatatkan peningkatan 4,09% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
(Baca: Persentase Rumah Tangga yang Memiliki Televisi Kabel Kota dan Desa Periode 2013-2024)
Berikutnya adalah Sumatera Barat yang mencatatkan persentase rumah tangga dengan status kepemilikan rumah bebas sewa di perkotaan dan perdesaan 18,86% lebih tinggi periode yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan untuk data tahunan, persentase rumah tangga dengan status kepemilikan rumah bebas sewa di perkotaan dan perdesaan di provinsi ini naik 0,13% dibandingkan dengan sebelumnya.
Kemudian, persentase rumah tangga dengan status kepemilikan rumah bebas sewa di perkotaan dan perdesaan di Sulawesi Utara tercatat di angka 17,82%, persentase rumah tangga dengan status kepemilikan rumah bebas sewa di perkotaan dan perdesaan di Sumatera Utara tercatat di angka 15,19% dan persentase rumah tangga dengan status kepemilikan rumah bebas sewa di perkotaan dan perdesaan di Gorontalo tercatat di angka 12,7%
Berikut ini adalah daftar sepuluh provinsi dengan persentase rumah tangga dengan status kepemilikan rumah bebas sewa di perkotaan dan perdesaan persentase tertinggi:
- DKI Jakarta 23,08 %
- Sumatera Barat 18,86 %
- Sulawesi Utara 17,82 %
- Sumatera Utara 15,19 %
- Gorontalo 12,7 %
- Papua Selatan 12,67 %
- Kalimantan Timur 11,32 %
- Kalimantan Utara 10,58 %
- Jawa Barat 10,35 %
- Sumatera Selatan 10,32 %