Data per 2024, persentase rumah tangga dengan status kepemilikan rumah bebas sewa di perkotaan dan perdesaan di DI Yogyakarta tercatat 9,73%. Sebelumnya, DI Yogyakarta pernah mencatatkan persentase dengan angka tertinggi pada 2017 sebesar 10,65%. Adapun dalam enam tahun terakhir, persentase rumah tangga dengan status kepemilikan rumah bebas sewa di perkotaan dan perdesaan tercatat dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 2,65%
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), DKI Jakarta tercatat dengan persentase rumah tangga dengan status kepemilikan rumah bebas sewa di perkotaan dan perdesaan tertinggi, yaitu 23,08%. Persentase rumah tangga dengan status kepemilikan rumah bebas sewa di perkotaan dan perdesaan di DKI Jakarta saat ini setara dengan 6,95% dari total seluruh provinsi.
(Baca: Persentase Rumah Tangga dengan Status Kepemilikan Rumah Milik Sendiri di Periode 2013-2024)
Menyusul di urutan berikutnya adalah Sumatera Barat. Periode yang sama tahun sebelumnya persentase rumah tangga dengan status kepemilikan rumah bebas sewa di perkotaan dan perdesaan di provinsi ini tercatat 18,74%.
Selanjutnya, persentase rumah tangga dengan status kepemilikan rumah bebas sewa di perkotaan dan perdesaan di Sulawesi Utara tercatat di angka 17,82%, persentase rumah tangga dengan status kepemilikan rumah bebas sewa di perkotaan dan perdesaan di Sumatera Utara tercatat di angka 15,19% dan persentase rumah tangga dengan status kepemilikan rumah bebas sewa di perkotaan dan perdesaan di Gorontalo tercatat di angka 12,7%
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Rumah Tangga untuk Telekomunikasi Periode 2014-2024)
Berikut ini sepuluh provinsi dengan persentase rumah tangga dengan status kepemilikan rumah bebas sewa di perkotaan dan perdesaan tertinggi pada 2024:
- DKI Jakarta 23,08 %
- Sumatera Barat 18,86 %
- Sulawesi Utara 17,82 %
- Sumatera Utara 15,19 %
- Gorontalo 12,7 %
- Papua Selatan 12,67 %
- Kalimantan Timur 11,32 %
- Kalimantan Utara 10,58 %
- Jawa Barat 10,35 %
- Sumatera Selatan 10,32 %