Nilai ekspor di Jawa Tengah tercatat -8,15%. Angka ini turun dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat US$9,94 juta data per 2025. Menurut rekam jejaknya, pertumbuhan tertinggi di provinsi ini sebelumnya pernah terjadi pada 2021 sebesar 32,7% dan untuk rata-rata enam tahun terakhir yakni tercatat tumbuh -13.49%.
Urutan pertama adalah Jawa Barat, wilayah ini mencatatkan hingga US$32,01 juta. Provinsi ini mencatatkan penurunan US$-5,53 juta dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
(Baca: Volume Ekspor Kendaraan Bermotor untuk Jalan Raya Provinsi DI Yogyakarta Januari 2026)
Setelahnya Jawa Timur di urutan kedua. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, nilai ekspor di provinsi ini tumbuh -4,37%. Periode yang sama tahun sebelumnya nilai ekspor di provinsi ini tercatat US$25,04 juta .
Selanjutnya, nilai ekspor di Kep. Riau naik 2,5% menjadi US$17,26 juta dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, nilai ekspor di Sulawesi Tengah turun 12,38% menjadi US$17,21 juta dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya dan Riau dengan nilai ekspor US$16,62 juta (naik 0,75%)
(Baca: Penduduk Kabupaten Nabire Mengeluarkan Rp127 per Kapita per Minggu untuk Membeli Ketupat Sayur)
Berikut ini sepuluh provinsi dengan nilai ekspor tertinggi pada 2025:
- Jawa Barat US$32,01 juta
- Jawa Timur US$23,95 juta
- Kep. Riau US$17,26 juta
- Sulawesi Tengah US$17,21 juta
- Riau US$16,62 juta
- Kalimantan Timur US$15,53 juta
- DKI Jakarta US$14,41 juta
- Maluku Utara US$12 juta
- Banten US$10,78 juta
- Sumatera Utara US$10,63 juta