- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
International Monetary Fund (IMF) mencatat nilai PDB Paritas Daya Beli (PPP) Peru tahun 2024 mencapai 1.78 unit, menunjukkan kenaikan sebesar 2.3% dibandingkan tahun sebelumnya (1.74 unit). Nilai ini lebih tinggi dibandingkan rata-rata tiga tahun terakhir (2021-2023) sebesar 1.72 unit dan rata-rata lima tahun terakhir (2019-2023) sebesar 1.72 unit. Pertumbuhan tiga tahun terakhir menunjukkan pola fluktuatif: tahun 2022 mengalami penurunan sebesar 3.11% dari 2021, 2023 naik 3.57%, dan 2024 kembali tumbuh 2.41%.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Aneka Barang dan Jasa Kab. Jombang | 2024)
Dalam dekade 2015-2024, nilai PDB PPP Peru tercatat terendah pada tahun 2015 (1.66 unit) dan tertinggi pada tahun 2024 (1.78 unit). Tahun 2022 mengalami anomali berupa kontraksi yang tajam: penurunan nilai sebesar 3.11% dibandingkan tahun 2021, yang merupakan penurunan terbesar dalam periode tersebut, disebabkan oleh gangguan rantai pasokan dan ketidakstabilan politik nasional.
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Peru terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
Perihal peringkat regional di Amerika Selatan, Peru tetap menempati posisi 10 pada tahun 2024, sama seperti tahun 2023 dan 2022. Hal ini menunjukkan bahwa posisi Peru tidak mengalami kenaikan peringkat dibandingkan negara lain di wilayah tersebut selama tiga tahun terakhir, meskipun nilai PDB PPP-nya mengalami peningkatan di tahun 2023 dan 2024.
(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Republik Niger 2015 - 2024)
IMF memproyeksikan nilai PDB PPP Peru akan mengalami sedikit penurunan di tahun 2025 (1.767 unit, turun 0.84% dari 2024), sebelum kembali stabil dengan fluktuasi kecil pada tahun 2026-2030. Proyeksi ini menunjukkan bahwa kondisi ekonomi Peru dalam jangka menengah akan mengalami penyesuaian setelah kenaikan signifikan di 2024, tanpa mengalami kontraksi parah seperti tahun 2022.
Dibandingkan negara lain di Amerika Selatan, Kolombia merupakan negara dengan pertumbuhan PDB PPP terbaik dalam tiga tahun terakhir, dengan nilai pertumbuhan sebesar 3.279%. Dibandingkan Peru yang memiliki pertumbuhan rata-rata 0.29% dalam periode yang sama, Kolombia menunjukkan performa yang jauh lebih kuat. Dalam peringkat tahun 2024, Peru berada di posisi 10, sementara Kolombia menempati posisi 1 di wilayah tersebut.