- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
International Monetary Fund (IMF) merilis data terbaru PDB Paritas Daya Beli Belarus tahun 2024 tercatat di angka 0,78 unit, sama persis dengan capaian tahun 2023 lalu. Angka ini mengakhiri rangkaian pertumbuhan konsisten yang terjadi sejak tahun 2021, dimana sebelumnya terjadi peningkatan berturut-turut selama 3 tahun dengan total peningkatan 13% dari tahun 2021 hingga 2023.
(Baca: Harga Makanan, Minuman dan Tembakau di Kabupaten Majalengka Bulan April Naik 0,4%)
Dalam periode tiga tahun terakhir 2022-2024, rata-rata pertumbuhan tahunan Belarus berada di angka 4,25%. Sementara rata-rata pertumbuhan lima tahun terakhir 2020-2024 tercatat hanya 4,04% per tahun. Hal ini menunjukkan kinerja tiga tahun terakhir sedikit lebih baik dibandingkan rata-rata lima tahun belakang, meski pertumbuhan terhenti total di tahun 2024.
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Belarus terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
Sepanjang 10 tahun data historis tercatat, pertumbuhan tertinggi terjadi pada tahun 2022 dengan angka 9,29%, sementara titik terendah kontraksi ekonomi terjadi pada tahun 2019 sebesar minus 0,93%. Kontraksi disini berarti nilai PDB PPP secara riil mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya, yang pada periode tersebut terjadi akibat perlambatan ekspor komoditas utama Belarus.
Data menunjukkan fluktuasi pertumbuhan yang jelas: sebelum 2019 terjadi pertumbuhan stabil sekitar 6-7% per tahun, lalu terjadi kontraksi dan stagnasi di tahun 2019-2020, kemudian kembali lonjak tinggi di tahun 2021-2023 sebelum akhirnya berhenti tumbuh sama sekali di tahun 2024. Tidak ada anomali nilai ekstrem diluar pola fluktuasi ini sepanjang 10 tahun pengamatan.
(Baca: Harga Makanan, Minuman dan Tembakau di Kabupaten Bulukumba Bulan April Naik 0,14%)
Untuk peringkat regional Eropa, Belarus mengalami penurunan 1 peringkat dari posisi 15 di tahun 2023 menjadi posisi 16 di tahun 2024. Sebelumnya negara ini secara konsisten menaiki peringkat setiap tahun sejak tahun 2015, dimana awalnya berada di posisi 33 terbawah di wilayah Eropa.
Berdasarkan proyeksi IMF, mulai tahun 2025 pertumbuhan akan kembali berjalan dengan angka 3,85% dan akan terus bertumbuh hingga tahun 2030 meski dengan laju yang semakin melambat setiap tahun. Proyeksi ini menunjukkan perbaikan kondisi ekonomi setelah stagnasi di 2024, namun tidak akan kembali ke tingkat pertumbuhan tinggi yang dicapai pada tahun 2022.
Dibandingkan negara lain di wilayah Eropa, pertumbuhan tiga tahun terakhir Belarus berada di atas rata-rata wilayah, namun masih kalah jauh dari Ukraina yang mencatatkan pertumbuhan tertinggi periode tersebut sebesar 10,34%. Berdasarkan nilai PDB PPP tahun 2024, Belarus saat ini berada di atas negara seperti Italia, Kroasia dan Yunani namun masih berada di bawah Bulgaria, Norwegia dan Luksemburg.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| PDB ADHK (Q4 2025) | 3.474,50 | +0.86 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17 | -0.03 | |
| Neraca perdagangan (Mar) | 3,32 | +160.82 | |
| Ekspor Migas (Mar) | 1,28 | +18.60 | |
| Impor Migas (Mar) | 3,17 | +58.74 | |
| Ekspor (Mar) | 22,53 | +1.62 | |
| Impor (Mar) | 19,21 | -8.08 | |
| Kunjungan Wisman (Feb) | 1,16 | -2.42 | |
| Inflasi yoy (Apr) | 2,42% | -1.06 | |
| Inflasi mom (Mar) | 0,41% | -0.27 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| NTP (Apr) | 112,29 | +0.43 |