258 Hotspot Terdeteksi di Indonesia Dalam 24 Jam Terakhir (Sabtu, 13 Juni 2026)

1
Irfan Fadhlurrahman 13/06/2026 11:39 WIB
Image Loader
Memuat...
10 Provinsi dengan Jumlah Hotspot Terbanyak di Indonesia 24 Jam Terakhir
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Berdasarkan sistem pemantauan kebakaran hutan dan lahan SiPongi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), pemantauan 24 jam terakhir menunjukkan ada 258 titik panas (hotspot) terdeteksi di Indonesia. Jumlah titik panas ini berkurang 113 titik dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Data tersebut merupakan hasil pencitraan satelit Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA yang diakses pada Sabtu (13/6/2026) pukul 11.39 WIB. Dari 258 titik panas terdeteksi, 5 titik dengan tingkat kepercayaan hotspot tinggi, 252 titik skala sedang, dan 1 titik skala rendah.

Tingkat kepercayaan hotspot terbagi menjadi 3 skala. Skala rendah memiliki rentang 0 - 29, skala sedang 30 - 79, dan skala tinggi 80 - 100. Semakin tinggi tingkat kepercayaan hotspot, semakin tinggi juga kemungkinan wilayah tertentu terjadi kebakaran hutan dan lahan.

(Baca: Kualitas Udara di Bangladesh Paling Buruk se-Dunia, Bagaimana Indonesia?)

Titik panas terdeteksi paling banyak berada di Sumatera Selatan sebanyak 32 titik. Sulawesi Tengah menempati posisi kedua jumlah titik panas terbanyak dengan 29 titik. Nusa Tenggara Timur berada di posisi ketiga sebanyak 26 titik panas.

Sebanyak 23 titik panas terdeteksi di Papua Selatan, Kalimantan Timur menyusul dengan 18 titik panas, serta Nusa Tenggara Barat dan Jambi masing-masing memiliki 16 dan 16 titik panas terdeteksi.

Titik panas merupakan titik koordinat suatu daerah yang memiliki temperatur permukaan lebih tinggi dibandingkan sekitarnya, dan bukan jumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan.

Namun, banyaknya jumlah titik panas dan bergerombol pada suatu wilayah mengindikasikan adanya kejadian kebakaran hutan dan lahan. Artinya, data titik panas hasil deteksi satelit penginderaan jauh masih paling efektif dalam memantau kebakaran hutan dan lahan untuk wilayah yang luas.

(Baca: Kualitas Udara Jakarta Pagi Ini Terburuk Kedua di Dunia (Jumat, 17 Juni 2022))

Data Stories Terkini

Data Pasar

Macro update by
13 June 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Nilai Tukar USDIDR 17.959 +0.19
Neraca perdagangan (Apr) 89,10 -97.32
Ekspor Migas (Apr) 1,16 -9.81
Impor Migas (Apr) 4,60 +45.09
Ekspor (Apr) 25,30 +12.32
Impor (Apr) 25,21 +31.28
Kunjungan Wisman (Apr) 1,25 +14.75
Inflasi yoy (Mei) 3,08% +0.66
Inflasi mom (Mei) 0,28% +0.15
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
NTP (Mei) 113,79 +1.34

Data Populer

Loading...