Jumlah pekerja di Kabupaten Indramayu mengalami trend kenaikan dalam 16 tahun terakhir. Tercatat pada tahun 2023 jumlah pekerja sebanyak 880,85 ribu pekerja, kemudian jumlahnya naik dari tahun sebelumnya sebanyak 15.255 pekerja menjadi 944,84 ribu pekerja pada tahun 2025.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: 8,48% Penduduk di Kabupaten Banyuasin Masuk Kategori Miskin)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Indramayu pada Desember 2025, bertambah 0,22 persen menjadi 6,47 persen dibandingkan dengan Desember 2024. Sementara dibanding Desember 2023, tingkat pengangguran terbuka (TPT) juga tercatat naik dari sebelumnya yang sebesar 6,46 persen .
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari BPS. Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Naiknya tingkat pengangguran terbuka (TPT) tak terlepas dari data jumlah angkatan kerja di wilayah ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Indramayu mengalami trend kenaikan dalam 18 tahun terakhir. Kemudian usai pandemi covid berakhir, untuk enam tahun terakhir, jumlah angkatan kerja juga dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah angkatan kerja sebanyak 941,73 ribu pekerja, kemudian jumlahnya turun dari tahun sebelumnya sebanyak 8.709 pekerja menjadi 982,89 ribu pekerja pada tahun 2025.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 74 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Indramayu tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 3,09 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 2,18 persen .
Data Kependudukan di Kabupaten Indramayu:
Jumlah penduduk di Kabupaten Indramayu tercatat 1,95 juta jiwa data per 2024. Angka ini dalam 13 tahun berturut-turut tercatat naik. Selama lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) jumlah penduduk di wilayah ini sebesar 2,42%. Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan lima tahun sebelumnya yang tercatat 0,44%.
(Baca: Statistik PDRB ADHK Sektor Pertanian, Kehutanan, Perikanan Periode 2013-2025)
Dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di provinsi Jawa Barat, jumlah penduduk Kabupaten Indramayu berada di urutan 13, sementara jika dilihat menurut pulau, kabupaten/kota ini ada di urutan 23.
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kabupaten Indramayu pada Juni 2024 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 105,92 ribu jiwa (5,44%)
- Umur 5-9 tahun 163,36 ribu jiwa (8,39%)
- Umur 10-14 tahun 164,37 ribu jiwa (8,44%)
- Umur 15-19 tahun 116,65 ribu jiwa (5,99%)
- Umur 20-24 tahun 154,21 ribu jiwa (7,92%)
- Umur 25-29 tahun 154,54 ribu jiwa (7,93%)
- Umur 30-34 tahun 147,75 ribu jiwa (7,59%)
- Umur 35-39 tahun 144,36 ribu jiwa (7,41%)
- Umur 40-44 tahun 167,16 ribu jiwa (8,58%)
- Umur 45-49 tahun 154,61 ribu jiwa (7,94%)
- Umur 50-54 tahun 134,32 ribu jiwa (6,9%)
- Umur 55-59 tahun 106,61 ribu jiwa (5,47%)
- Umur 60-64 tahun 86,18 ribu jiwa (4,42%)
- Umur 65-69 tahun 63,1 ribu jiwa (3,24%)
- Umur 70-74 tahun 42,82 ribu jiwa (2,2%)
- Umur lebih dari 75 tahun 41,74 ribu jiwa (2,14%)