PDRB ADHK sektor pertanian, kehutanan, perikanan di Sumatera Selatan tumbuh 2,59%. Angka ini naik dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat Rp56,93 triliun data per 2024. Menurut rekam jejaknya, pertumbuhan tertinggi di provinsi ini sebelumnya pernah terjadi pada 2012 sebesar 6,07%. Sedangkan rata-rata dalam enam tahun terakhir yakni sebesar 2,76%.
Daftar 10 Terbesar:
(Baca: Rata-Rata Anggaran Penduduk Kabupaten Simeulue untuk Membeli Mentimun Rp181 per Kapita per Minggu)
Menurut publikasi Badan Pusat Statistik (BPS), data per 2024, PDRB ADHK sektor pertanian, kehutanan, perikanan jika ditotal untuk 10 provinsi teratas besarnya mencapai Rp1,03 kuadriliun. Nilai dari jumlah 10 provinsi tersebut, proporsinya mencapai 69,6% dari total seluruh provinsi.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Jawa Timur tercatat dengan PDRB ADHK sektor pertanian, kehutanan, perikanan terbanyak, yaitu Rp177,79 triliun. PDRB ADHK sektor pertanian, kehutanan, perikanan di Jawa Timur saat ini setara dengan 12% dari total seluruh provinsi.
(Baca: Jumlah Korban Meninggal akibat Bencana Alam Periode 2013-2024)
Menyusul di urutan berikutnya adalah Sumatera Utara. Periode yang sama tahun sebelumnya PDRB ADHK sektor pertanian, kehutanan, perikanan di provinsi ini tercatat Rp153,24 triliun.
Selanjutnya, Riau dengan PDRB ADHK sektor pertanian, kehutanan, perikanan Rp152,7 triliun (naik 2,23%), Jawa Tengah dengan PDRB ADHK sektor pertanian, kehutanan, perikanan Rp133,19 triliun (naik 1,41%) dan Jawa Barat dengan PDRB ADHK sektor pertanian, kehutanan, perikanan Rp115,1 triliun (naik 1,59%)
Berikut ini sepuluh provinsi dengan PDRB ADHK sektor pertanian, kehutanan, perikanan tertinggi pada 2024:
- Jawa Timur Rp177,79 triliun
- Sumatera Utara Rp158,95 triliun
- Riau Rp152,7 triliun
- Jawa Tengah Rp133,19 triliun
- Jawa Barat Rp115,1 triliun
- Sulawesi Selatan Rp75,17 triliun
- Lampung Rp68,24 triliun
- Sumatera Selatan Rp59,66 triliun
- Jambi Rp47,64 triliun
- Sumatera Barat Rp42,47 triliun