PDRB ADHK sektor pertanian, kehutanan, perikanan di Jambi tercatat 4,25%. Angka ini naik dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat Rp43,27 triliun data per 2024. Menurut rekam jejaknya, pertumbuhan tertinggi di provinsi ini sebelumnya pernah terjadi pada 2014 sebesar 10,95% dan untuk rata-rata dalam enam tahun terakhir yakni sebesar 3,83%.
Daftar 10 Terbesar:
(Baca: Tingkat Pengangguran Terbuka Periode 2016-2023)
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), total PDRB ADHK sektor pertanian, kehutanan, perikanan seluruh Indonesia pada 2024 mencapai Rp1,48 kuadriliun.
PDRB ADHK sektor pertanian, kehutanan, perikanan tersebut naik 2% dibandingkan tahun sebelumnya.
Jawa Timur berada di urutan pertama. Di provinsi ini, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah PDRB ADHK sektor pertanian, kehutanan, perikanan sebanyak Rp177,79 triliun. Perkembangan data tahunan di wilayah ini naik 0,07% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
(Baca: PDRB ADHK Sektor Transportasi dan Pergudangan Periode 2013-2024)
Menyusul di urutan berikutnya adalah Sumatera Utara. Jumlah PDRB ADHK sektor pertanian, kehutanan, perikanan di provinsi ini dilaporkan Rp158,95 triliun. Sedangkan untuk statistik tahunan jumlah PDRB ADHK sektor pertanian, kehutanan, perikanan terlihat naik 3,73% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak Rp153,24 triliun.
Berikutnya, Riau dengan PDRB ADHK sektor pertanian, kehutanan, perikanan Rp152,7 triliun (naik 2,23%), PDRB ADHK sektor pertanian, kehutanan, perikanan di Jawa Tengah naik 1,41% menjadi Rp133,19 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya dan Jawa Barat dengan PDRB ADHK sektor pertanian, kehutanan, perikanan Rp115,1 triliun (naik 1,59%)
Berikut ini adalah daftar sepuluh provinsi dengan PDRB ADHK sektor pertanian, kehutanan, perikanan jumlah tertinggi:
- Jawa Timur Rp177,79 triliun
- Sumatera Utara Rp158,95 triliun
- Riau Rp152,7 triliun
- Jawa Tengah Rp133,19 triliun
- Jawa Barat Rp115,1 triliun
- Sulawesi Selatan Rp75,17 triliun
- Lampung Rp68,24 triliun
- Sumatera Selatan Rp59,66 triliun
- Jambi Rp47,64 triliun
- Sumatera Barat Rp42,47 triliun