- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah sekolah SMA di Provinsi Kalimantan Barat pada tahun 2024 mencapai 483 unit. Berdasarkan data historis sejak 2018, angka ini menunjukkan tren penambahan konsisten setiap tahun. Dibandingkan tahun 2023 yang tercatat 472 unit, terjadi penambahan sebanyak 11 unit sekolah SMA pada periode satu tahun terakhir. Selama 6 tahun observasi, total penambahan sekolah SMA di wilayah ini mencapai 49 unit.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kota Tanjung Pinang | 2004 - 2025)
Dari total 483 unit sekolah SMA tahun 2024, sebanyak 292 unit merupakan SMA Negeri dan 191 unit merupakan SMA Swasta. Proporsi sekolah negeri mendominasi dengan persentase 60,4% dari total seluruh sekolah SMA, sedangkan sekolah swasta mencakup 39,6% sisanya. Keduanya sama-sama mengalami kenaikan: SMA Negeri tumbuh 2,5% dan SMA Swasta tumbuh 2,1% dibanding tahun sebelumnya.
Untuk penduduk usia sekolah 16-18 tahun, Kalimantan Barat tercatat memiliki 260.759 jiwa pada tahun 2023. Angka ini sedikit menurun dibandingkan tahun 2021 yang pernah menyentuh 267.600 jiwa. Secara nasional, posisi Kalimantan Barat untuk jumlah penduduk usia sekolah SMA secara konsisten berada di urutan ke-15 sejak tahun 2019.
(Baca: IHPB Bahan Bangunan Naik 0,63% ke Level 110,98 pada Juli 2026)
Terkait tenaga pendidik, total jumlah guru SMA di Kalimantan Barat tahun 2024 mencapai 8.996 orang. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 4,6% dibandingkan tahun 2023 yang hanya tercatat 8.601 orang guru. Dari total guru tersebut, 7.119 orang bertugas di SMA Negeri, sedangkan 1.877 orang bertugas di SMA Swasta. Jumlah tenaga pendidik di sekolah swasta justru mengalami penurunan sebesar 6,7% dibanding tahun sebelumnya.
Secara nasional, posisi jumlah sekolah SMA Kalimantan Barat tetap bertahan di urutan ke-12 secara nasional sejak tahun 2021 hingga 2024. Pertumbuhan jumlah sekolah juga masih berjalan dengan tren lambat yang konsisten sepanjang periode observasi data yang tersedia.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Jul) | 2,88% | -0.46 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.864 | +0.19 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Neraca perdagangan (Jun) | -450,50 | -72.02 | |
| Ekspor Migas (Jun) | 1,07 | +40.52 | |
| Impor Migas (Jun) | 4,56 | +0.96 | |
| Ekspor (Jun) | 25,46 | +9.72 | |
| Impor (Jun) | 25,91 | +4.41 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |