Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data kemiskinan Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan semester 2025. Persentase penduduk miskin tercatat 6,64 persen, turun sedikit dari tahun sebelumnya sebesar 0,21 persen dengan pertumbuhan minus 3,07 persen. Jumlah penduduk miskin saat ini sebanyak 54.040 jiwa, berkurang 1.090 jiwa dari periode sebelumnya.
(Baca: Jumlah Penduduk Menurut Umur dan Jenis Kelamin di Kab. Seruyan 2024)
Sejak 2004, persentase kemiskinan Kabupaten Gowa mencapai nilai tertinggi pada 2005 sebesar 16,90 persen. Nilai terendah tercatat pada tahun 2025 ini. Sepanjang pencatatan, penurunan angka kemiskinan terbesar terjadi pada 2006 sebesar 13,91 persen, sedangkan kenaikan terbesar terjadi pada 2012 sebesar 8,31 persen.
Secara peringkat nasional, Kabupaten Gowa saat ini menempati urutan 345 dari total 514 kabupaten/kota di Indonesia. Di wilayah Pulau Sulawesi, wilayah ini berada di peringkat 63. Selama 21 tahun pencatatan, peringkat nasional terbaik dicapai tahun 2009 di urutan 301, dan posisi terburuk tahun 2021 di urutan 363.
Perbandingan Dengan Kabupaten Berdekatan di Sulawesi Selatan
Dari enam kabupaten dengan persentase kemiskinan setara, Kabupaten Gowa berada di urutan tengah. Nilai 6,64 persen berada di atas Kabupaten Luwu Timur, Kabupaten Wajo dan Kabupaten Bulukumba. Nilai ini berada sedikit di bawah Kabupaten Soppeng, Kota Palopo dan Kabupaten Takalar.
(Baca: Harga Makanan, Minuman dan Tembakau di Kabupaten Halmahera Tengah Bulan April Turun 0,25%)
Kabupaten Luwu Timur mencatatkan penurunan persentase kemiskinan terbesar di kelompok ini sebesar 11,60 persen. Wilayah ini menempati peringkat 397 nasional, dengan jumlah penduduk miskin 18.550 jiwa. Garis kemiskinan sebesar 469,56 ribu rupiah per kapita per bulan, pendapatan per kapita mencapai 99,87 juta rupiah per tahun.
Kota Palopo memiliki persentase kemiskinan 7,18 persen dengan peringkat 320 nasional. Jumlah penduduk miskin tercatat 14.310 jiwa dengan penurunan sebesar 2,31 persen. Garis kemiskinan di wilayah ini sebesar 481,36 ribu rupiah per kapita per bulan, pendapatan per kapita mencapai 59,37 juta rupiah per tahun.
Kabupaten Bulukumba mencatatkan persentase kemiskinan 6,06 persen di peringkat 378 nasional. Wilayah ini mengalami penurunan angka kemiskinan sebesar 9,69 persen. Garis kemiskinan mencapai 861,73 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita tercatat 47,11 juta rupiah per tahun.