Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data persentase kemiskinan Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan semester tahun 2025 sebesar 6,64 persen. Angka ini turun 0,21 persen dibandingkan tahun 2024, dengan jumlah penduduk miskin tercatat 54.040 jiwa. Secara nasional, kabupaten ini menempati peringkat 345 dari total 514 kabupaten/kota di Indonesia.
(Baca: Jumlah Perceraian di Kalimantan Selatan Periode 2019-2024)
Selama periode 2004 hingga 2025, persentase kemiskinan wilayah ini pernah mencapai angka tertinggi 16,90 persen pada tahun 2005, dan tercatat terendah pada tahun 2025. Tercatat pertumbuhan penurunan persentase kemiskinan terbesar terjadi pada tahun 2006 sebesar 13,91 persen, sedangkan kenaikan tertinggi terjadi pada tahun 2012 sebesar 8,31 persen.
Rata-rata persentase kemiskinan 3 tahun terakhir wilayah ini berada di angka 6,97 persen, sedangkan rata-rata 5 tahun terakhir tercatat 7,13 persen. Peringkat nasional wilayah ini mengalami pergeseran sepanjang periode, sempat berada di urutan 199 pada tahun 2004, dan saat ini menetap di urutan 345 secara nasional.
Kabupaten Bulukumba
Berada pada peringkat 378 nasional untuk persentase kemiskinan, wilayah ini mencatat angka 6,06 persen dengan penurunan sebesar 9,69 persen pada tahun terakhir. Jumlah penduduk miskin tercatat 25.880 jiwa, garis kemiskinan mencapai 861,73 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita masyarakat 47,11 juta rupiah per tahun.
Kabupaten Luwu Timur
Peringkat 397 nasional untuk indikator persentase kemiskinan, mencatatkan angka 5,79 persen dengan penurunan 11,60 persen pada periode terakhir. Jumlah penduduk miskin tercatat 18.550 jiwa, garis kemiskinan 469,56 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita mencapai 99,87 juta rupiah per tahun.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Perawatan Kulit Kab. Sleman | 2024)
Kota Palopo
Menduduki peringkat 320 nasional persentase kemiskinan dengan angka 7,18 persen, mengalami penurunan sedikit sebesar 2,31 persen tahun lalu. Jumlah penduduk miskin 14.310 jiwa, garis kemiskinan 481,36 ribu rupiah per kapita per bulan, pendapatan per kapita masyarakat tercatat 59,37 juta rupiah per tahun.
Kabupaten Soppeng
Terdaftar pada peringkat 344 nasional untuk persentase kemiskinan dengan angka 6,65 persen, penurunan sebesar 3,62 persen tercatat pada periode laporan terakhir. Jumlah penduduk miskin 15.340 jiwa, garis kemiskinan 441,12 ribu rupiah per kapita per bulan, pendapatan per kapita mencapai 72,36 juta rupiah per tahun.
Kabupaten Takalar
Menduduki peringkat 313 nasional persentase kemiskinan dengan angka 7,27 persen, tercatat penurunan sebesar 6,19 persen pada tahun terakhir. Jumlah penduduk miskin 22.170 jiwa, garis kemiskinan 475,86 ribu rupiah per kapita per bulan, pendapatan per kapita masyarakat 44,81 juta rupiah per tahun.
Kabupaten Wajo
Berada pada peringkat 391 nasional persentase kemiskinan dengan angka 5,86 persen, mengalami penurunan sebesar 9,43 persen pada periode laporan. Jumlah penduduk miskin 24.150 jiwa, garis kemiskinan 450,79 ribu rupiah per kapita per bulan, pendapatan per kapita tercatat 73,46 juta rupiah per tahun.