Kemendikbud merilis data tentang skor tertinggi dalam ujian masuk sekolah lewat jalur prestasi raport Jawa Barat tahun 2025, khususnya untuk 10 siswa dengan urutan nilai terbawah yang berhasil tembus SMAN 11 Kota Depok. Analisis kolom nilai ujian terstandar menunjukkan bahwa nilai ini merupakan skor minimal yang diperoleh oleh kelompok siswa ini. Nilai tes terstandar yang rendah pada beberapa siswa dapat diimbangi oleh rata-rata nilai rapor yang tinggi selama masa SMP, sementara beberapa siswa dengan nilai tes terstandar tinggi justru mengalami penurunan nilai akhir akibat rata-rata rapor yang lebih rendah. Dari 10 nilai akhir terbawah, rata-rata nilainya adalah sekitar 327 poin, dengan nilai terendah berada di posisi TOP 10 sebesar 322,23 poin.
Mulai tahun 2025, pemerintah daerah khususnya Jawa Barat, menerapkan skema baru dalam sistem penerimaan murid baru (SPMB) melalui jalur prestasi. Untuk jalur prestasi ke jenjang SMA, parameter seleksi tidak hanya mengandalkan nilai rapor sebagai hasil akhir.
Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat kali ini melakukan uji tes terstandar bagi seluruh siswa yang mendaftar. Untuk SPMB jalur prestasi akademik rapor, pembobotannya adalah 50% nilai rata-rata rapor ditambah dengan 50% nilai hasil tes terstandar.
(Baca: Nilai Tertinggi Jalur Prestasi Masuk ke SMA9 DEPOK | 2025)
Perubahan skema ini dilakukan sebagai tindak lanjut ditemukannya beberapa kasus pengelembungan nilai sehingga nilai rapor tidak lagi dianggap sebagai penilaian yang objektif. Untuk masuk lewat jalur prestasi, siswa wajib mengikuti tes terstandar versi Disdik Jabar dan Tes Kemampuan Akademik (TKA) versi Kemendikdasmen.
Berikut ini adalah daftar siswa yang berhasil lolos masuk ke SMAN 11 Kota Depok melalui jalur prestasi. Siswa yang ada dalam daftar ini mendapatkan nilai terbaik dalam ujian terstandar dan nilai raport di urutan 10 besar terbawah dilihat berdasarkan nilai akhir keseluruhan. Tes terstandar yang diikuti oleh siswa ini terdiri dari 30 soal dengan bobot 10 poin per soal, sehingga skor tertinggi yang dapat dicapai adalah 300 poin.
Arkana Afra Naiyla
Sebagai siswa berprestasi dari SMP Negeri 4 Depok, Arkana berhasil menempati urutan nilai ke-14 dalam seleksi masuk SMAN 11 Kota Depok. Dalam tes terstandar, ia memperoleh nilai 210 poin, yang berarti ada 9 soal yang tidak ia jawab dengan benar. Jarak dari tempat tinggalnya ke SMAN 11 Kota Depok adalah sekitar 2,03 km.
- Skor nilai raport: 459,91 poin
- Nilai ujian terstandar: 210 poin
- Nilai akhir: 334,95 poin
Rachel Amanda Sabria S
Rachel yang berasal dari SMP Negeri 1 Depok berhasil lolos ke SMAN 11 Kota Depok dengan urutan nilai ke-15. Dalam tes terstandar, ia meraih 210 poin, menunjukkan ada 9 soal yang tidak berhasil ia jawab dengan tepat. Jarak rumahnya ke sekolah pilihan adalah sekitar 2,70 km.
- Skor nilai raport: 457,64 poin
- Nilai ujian terstandar: 210 poin
- Nilai akhir: 333,82 poin
Jeannette Neva Isadora
Jeannette dari SMP Negeri 31 Depok menempati urutan nilai ke-16 dalam seleksi masuk SMAN 11 Kota Depok. Ia memperoleh nilai 210 poin pada tes terstandar, yang berarti ada 9 soal yang tidak ia jawab dengan benar. Jarak dari tempat tinggalnya ke sekolah adalah sekitar 2,80 km.
- Skor nilai raport: 451,82 poin
- Nilai ujian terstandar: 210 poin
- Nilai akhir: 330,91 poin
Fatimahtus Zahro Anggraini
Fatimahtus Zahro dari SMP Plus Cahaya Insan berhasil lolos ke SMAN 11 Kota Depok dengan urutan nilai ke-17. Dalam tes terstandar, ia meraih 210 poin, menunjukkan ada 9 soal yang tidak berhasil ia jawab dengan tepat. Jarak rumahnya ke sekolah pilihan adalah sekitar 3,09 km.
- Skor nilai raport: 444,09 poin
- Nilai ujian terstandar: 210 poin
- Nilai akhir: 327,05 poin
Al Husna Ika Putri
Al Husna Ika Putri dari SMP Pgri 1 menempati urutan nilai ke-18 dalam seleksi masuk SMAN 11 Kota Depok. Ia memperoleh nilai 210 poin pada tes terstandar, yang berarti ada 9 soal yang tidak ia jawab dengan benar. Jarak dari tempat tinggalnya ke sekolah adalah sekitar 2,69 km.
- Skor nilai raport: 440,91 poin
- Nilai ujian terstandar: 210 poin
- Nilai akhir: 325,45 poin
Muhamad Rayhan Fikri Sholeh
Rayhan dari SMP Negeri 6 Depok berhasil lolos ke SMAN 11 Kota Depok dengan urutan nilai ke-19. Dalam tes terstandar, ia meraih 210 poin, menunjukkan ada 9 soal yang tidak berhasil ia jawab dengan tepat. Jarak rumahnya ke sekolah pilihan adalah sekitar 2,23 km.
- Skor nilai raport: 441,73 poin
- Nilai ujian terstandar: 210 poin
- Nilai akhir: 325,86 poin
Zyah Rotus Sita
Zyah dari SMP Negeri 6 Depok menempati urutan nilai ke-20 dalam seleksi masuk SMAN 11 Kota Depok. Ia memperoleh nilai 210 poin pada tes terstandar, yang berarti ada 9 soal yang tidak ia jawab dengan benar. Jarak dari tempat tinggalnya ke sekolah adalah sekitar 5,74 km, yang merupakan jarak terjauh di antara 10 siswa ini.
- Skor nilai raport: 440,46 poin
- Nilai ujian terstandar: 210 poin
- Nilai akhir: 325,23 poin
Nabila Aprilia
Nabila dari SMP Negeri 1 Depok berhasil lolos ke SMAN 11 Kota Depok dengan urutan nilai ke-21. Dalam tes terstandar, ia meraih 200 poin, menunjukkan ada 10 soal yang tidak berhasil ia jawab dengan tepat. Jarak rumahnya ke sekolah pilihan adalah sekitar 2,94 km.
- Skor nilai raport: 454,36 poin
- Nilai ujian terstandar: 200 poin
- Nilai akhir: 327,18 poin
Maitsa Ghina
Maitsa dari SMP Negeri 6 Depok menempati urutan nilai ke-22 dalam seleksi masuk SMAN 11 Kota Depok. Ia memperoleh nilai 190 poin pada tes terstandar, yang berarti ada 11 soal yang tidak ia jawab dengan benar. Jarak dari tempat tinggalnya ke sekolah adalah sekitar 1,25 km.
- Skor nilai raport: 468,82 poin
- Nilai ujian terstandar: 190 poin
- Nilai akhir: 329,41 poin
Trias Nur Azizah
Trias dari SMP Pgri 1 berhasil lolos ke SMAN 11 Kota Depok dengan urutan nilai ke-23. Dalam tes terstandar, ia meraih 190 poin, menunjukkan ada 11 soal yang tidak berhasil ia jawab dengan tepat. Jarak rumahnya ke sekolah pilihan adalah sekitar 2,81 km.
- Skor nilai raport: 454,46 poin
- Nilai ujian terstandar: 190 poin
- Nilai akhir: 322,23 poin