Kementerian LHK Temukan 61 Hotspot di Indonesia, Terbanyak di Sulawesi Tengah (Senin, 18 Mei 2026)

1
Irfan Fadhlurrahman 18/05/2026 11:43 WIB
Image Loader
Memuat...
10 Provinsi dengan Jumlah Hotspot Terbanyak di Indonesia 24 Jam Terakhir
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Berdasarkan sistem pemantauan kebakaran hutan dan lahan SiPongi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), pemantauan 24 jam terakhir menunjukkan ada 61 titik panas (hotspot) terdeteksi di Indonesia.

Data tersebut merupakan hasil pencitraan satelit Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA yang diakses pada Senin (18/5/2026) pukul 11.43 WIB. Dari 61 titik panas terdeteksi, 1 titik dengan tingkat kepercayaan hotspot tinggi, 58 titik skala sedang, dan 2 titik skala rendah.

Tingkat kepercayaan hotspot terbagi menjadi 3 skala. Skala rendah memiliki rentang 0 - 29, skala sedang 30 - 79, dan skala tinggi 80 - 100. Semakin tinggi tingkat kepercayaan hotspot, semakin tinggi juga kemungkinan wilayah tertentu terjadi kebakaran hutan dan lahan.

(Baca: Banjir dan Cuaca Ekstrem, Bencana Terbanyak di Indonesia pada 2025)

Titik panas terdeteksi paling banyak berada di Sulawesi Tengah sebanyak 12 titik. Maluku Utara menempati posisi kedua jumlah titik panas terbanyak dengan 10 titik. Jawa Tengah berada di posisi ketiga sebanyak 10 titik panas.

Sebanyak 6 titik panas terdeteksi di Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan menyusul dengan 5 titik panas, serta Jawa Timur dan Aceh masing-masing memiliki 4 dan 3 titik panas terdeteksi.

Titik panas merupakan titik koordinat suatu daerah yang memiliki temperatur permukaan lebih tinggi dibandingkan sekitarnya, dan bukan jumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan.

Namun, banyaknya jumlah titik panas dan bergerombol pada suatu wilayah mengindikasikan adanya kejadian kebakaran hutan dan lahan. Artinya, data titik panas hasil deteksi satelit penginderaan jauh masih paling efektif dalam memantau kebakaran hutan dan lahan untuk wilayah yang luas.

(Baca: Sebaran Korban Meninggal karena Banjir dan Longsor di Sumatera Barat (9 Desember 2025))

Data Stories Terkini

Data Pasar

Macro update by
18 May 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
PDB ADHK (Q4 2025) 3.474,50 +0.86
Nilai Tukar USDIDR 17 -0.03
Neraca perdagangan (Mar) 3,32 +160.82
Ekspor Migas (Mar) 1,28 +18.60
Impor Migas (Mar) 3,17 +58.74
Ekspor (Mar) 22,53 +1.62
Impor (Mar) 19,21 -8.08
Kunjungan Wisman (Feb) 1,16 -2.42
Inflasi yoy (Apr) 2,42% -1.06
Inflasi mom (Mar) 0,41% -0.27
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
NTP (Apr) 112,29 +0.43

Data Populer

Loading...