- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Menurut data International Monetary Fund (IMF), nilai PDB Paritas Daya Beli (PPP) Bhutan tahun 2024 mencapai 20.23 unit, mengalami pertumbuhan 2.18% dibandingkan tahun 2023. Dibandingkan rata-rata tiga tahun terakhir (2021-2023) sebesar 19.65 unit, nilai tahun 2024 lebih tinggi sebesar 2.95%, sedangkan dibandingkan rata-rata lima tahun terakhir (2019-2023) sebesar 19.48 unit, nilai tahun 2024 meningkat sebesar 3.85%. Tiga tahun terakhir menunjukkan pertumbuhan yang pulih setelah kontraksi tahun 2022 sebesar 0.43% (penurunan nilai PDB PPP dari 19.61 unit tahun 2021 menjadi 19.53 unit tahun 2022), dengan pertumbuhan 1.39% tahun 2023 dan 2.18% tahun 2024.
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Bhutan terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Perawatan Kulit di Kab. Minahasa Utara 2018 - 2024)
Dalam sepuluh tahun terakhir (2015-2024), pertumbuhan tertinggi terjadi tahun 2015 sebesar 3.56%, sedangkan penurunan tertinggi terjadi tahun 2020 turun 2.84% (kontraksi yang signifikan, karena merupakan satu-satunya tahun dengan pertumbuhan negatif di atas -2% dalam dekade ini). Tahun 2020 merupakan anomali karena nilai PDB PPP turun dari 19.51 unit tahun 2019 menjadi 18.96 unit tahun 2020, berbeda dengan tahun-tahun lain yang sebagian besar mengalami pertumbuhan positif kecuali tahun 2022 dengan kontraksi kecil 0.43%.
Peringkat regional Bhutan untuk PDB PPP di Asia tahun 2024 tetap pada peringkat 13, sama seperti tiga tahun sebelumnya (2021-2023). Sebelumnya, dari tahun 2015 hingga 2020, Bhutan berada di peringkat 12, yang menunjukkan penurunan peringkat satu tingkat sejak tahun 2021 dan tidak mengalami peningkatan kembali hingga tahun 2024.
(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Grenada 2015 - 2024)
IMF memproyeksikan nilai PDB PPP Bhutan akan terus meningkat secara bertahap dari tahun 2025 hingga 2030. Proyeksi tahun 2025 adalah 20.485 unit dengan pertumbuhan 1.26%, dan akan mencapai 22.972 unit pada tahun 2030 dengan pertumbuhan rata-rata sekitar 2.26% per tahun. Proyeksi ini menunjukkan kondisi ekonomi Bhutan akan terus membaik, karena nilai PDB PPP tidak mengalami kontraksi dan pertumbuhan tetap positif setiap tahun.
Dibandingkan dengan negara lain di Asia, Bhutan berada di peringkat 13 tahun 2024, di bawah India (peringkat 12 dengan nilai PDB PPP 20.432 unit) dan di atas Maladewa (peringkat 15 dengan nilai 7.718 unit). Negara-negara di Asia dengan nilai PDB PPP tertinggi seperti Uzbekistan (peringkat 1) dan Mongolia (peringkat 2) memiliki nilai yang jauh lebih tinggi daripada Bhutan, menunjukkan celah ekonomi yang signifikan antara Bhutan dengan negara-negara tersebut.