PDB

PDB Menurut Daya Beli di Bhutan 2024

1
Agus Dwi Darmawan 20/08/2026 12:48 WIB
Image Loader
Memuat...
PDB Paritas Daya Beli (PPP) Bhutan 2015 - 2024
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

International Monetary Fund (IMF) merilis data PDB Paritas Daya Beli Bhutan tahun 2024 tercatat pada angka 20,23 unit. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 2,18 persen dibanding tahun 2023, mengakhiri fluktuasi naik turun yang terjadi selama tiga tahun sebelumnya. Selama periode 2021 hingga 2023, pertumbuhan Bhutan pernah mengalami kontraksi sebesar 0,43 persen pada 2022, sebelum kembali tumbuh 1,39 persen pada 2023. Kontraksi yang dimaksud adalah kondisi dimana nilai PDB PPP mengalami penurunan absolut dibandingkan tahun sebelumnya, bukan hanya perlambatan laju pertumbuhan.

(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Perawatan Kulit Kota Pekalongan | 2025)

International Monetary Fund (IMF) mencatat rata-rata pertumbuhan tiga tahun terakhir Bhutan berada pada angka 1,05 persen. Angka ini lebih rendah dibandingkan rata-rata pertumbuhan lima tahun terakhir yang mencapai 1,15 persen. Hal ini menunjukkan bahwa kinerja ekonomi dalam tiga tahun terakhir mengalami pelemahan jika dibandingkan periode lima tahun yang lalu. Pada periode 10 tahun terakhir, pencatatan terendah terjadi pada tahun 2020 saat pertumbuhan minus 2,84 persen akibat penutupan perbatasan nasional.

Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Bhutan terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).

International Monetary Fund (IMF) mencatat kenaikan tertinggi PDB PPP Bhutan dalam 10 tahun terakhir terjadi pada tahun 2015 dengan pertumbuhan 3,56 persen. Sementara itu anomali terbesar tercatat pada tahun 2020, dimana untuk pertama kalinya dalam rentang data ini Bhutan mengalami kontraksi ekonomi lebih dari 2 persen. Anomali ini tidak terulang kembali pada tahun setelahnya, meskipun laju pertumbuhan pasca 2020 tidak pernah kembali mencapai angka diatas 3 persen seperti sebelum pandemi.

International Monetary Fund (IMF) mencatat peringkat regional Bhutan tetap berada di urutan 13 wilayah Asia sejak tahun 2021 hingga 2024. Sebelum tahun 2021, Bhutan secara konsisten menempati urutan 12 selama lima tahun berturut-turut. Penurunan satu peringkat ini terjadi bersamaan dengan pemulihan ekonomi negara lain di wilayah yang berlangsung lebih cepat pasca krisis pandemi global.

(Baca: Rata - Rata Upah di Kalimantan Barat Turun 7,47%(Data Desember 2024))

Berdasarkan data perbandingan regional, Mongolia mencatatkan pertumbuhan PDB PPP terbaik selama tiga tahun terakhir di wilayah Asia dengan rata-rata diatas 5 persen. Sementara Bhutan pada tahun 2024 menempati urutan 13, tepat satu peringkat dibawah India dan satu peringkat diatas Kyrgyzstan. Laju pertumbuhan Bhutan tahun 2024 masih dibawah rata-rata pertumbuhan negara berkembang Asia kecil pada periode yang sama.

International Monetary Fund (IMF) mengeluarkan proyeksi PDB PPP Bhutan hingga tahun 2030. Proyeksi menunjukkan pertumbuhan akan tetap positif, dimulai 1,26 persen pada 2025 sebelum kembali meningkat secara bertahap hingga menyentuh 2,58 persen pada tahun 2027. Berdasarkan angka ini, kondisi ekonomi Bhutan diproyeksikan mengalami perbaikan bertahap, meskipun tidak akan kembali mencapai laju pertumbuhan tinggi seperti periode sebelum tahun 2020.

Secara keseluruhan, ekonomi Bhutan menunjukkan pemulihan stabil setelah fluktuasi yang diwarnai kontraksi pada tahun 2022. Meskipun laju pertumbuhan saat ini masih lebih rendah dibanding rata-rata lima tahun lalu, tren positif sejak 2023 berlanjut hingga tahun 2024. Proyeksi ke depan juga tidak menunjukkan resiko kontraksi baru dalam lima tahun ke depan, dengan pertumbuhan yang terus terjaga positif pada seluruh periode proyeksi.

Data Pasar

Macro update by
26 September 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Agu) 3,19% +0.31
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.942 +0.24
PDB ADHK (Q2) 3.576,20 +3.73
Neraca perdagangan (Jul) 121,90 -127.06
Ekspor Migas (Jul) 787,60 -26.07
Impor Migas (Jul) 3,77 -17.33
Ekspor (Jul) 26,22 +2.98
Impor (Jul) 26,09 +0.72
Kunjungan Wisman (Jul) 1,53 +9.99
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...