- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
International Monetary Fund (IMF) merilis data historis PDB Paritas Daya Beli Bhutan tahun 2024 tercatat pada angka 20,23 unit. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 2,18 persen dibandingkan tahun sebelumnya, mengakhiri fluktuasi pertumbuhan yang sempat mengalami penurunan absolut pada tahun 2022. Selama tiga tahun terakhir 2022-2024, rata-rata pertumbuhan Bhutan berada pada angka 1,05 persen per tahun.
(Baca: Statistik Jumlah Perusahaan Konstruksi Skala Kecil Periode 2013-2025)
Jika dibandingkan rata-rata lima tahun terakhir 2020-2024 yang tercatat 0,75 persen per tahun, performa tiga tahun terakhir menunjukkan kondisi pertumbuhan yang lebih baik. Sementara itu dalam periode 10 tahun terakhir tercatat rata-rata pertumbuhan tahunan sebesar 1,35 persen, dimana terdapat anomali penurunan terbesar terjadi pada tahun 2020 sebesar minus 2,84 persen akibat goncangan pandemi global.
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Bhutan terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
Kenaikan tertinggi dalam 10 tahun terakhir terjadi pada tahun 2015 dengan pertumbuhan 3,56 persen, sedangkan titik terendah selain tahun 2020 adalah kontraksi tahun 2022 sebesar minus 0,43 persen. Kontraksi yang terjadi pada tahun tersebut berarti nilai PDB PPP Bhutan mengalami penurunan absolut dibandingkan tahun sebelumnya, bukan hanya perlambatan laju pertumbuhan.
Berdasarkan peringkat regional Asia, posisi Bhutan tetap berada di urutan 13 sepanjang tiga tahun terakhir. Peringkat ini tidak mengalami perubahan dibandingkan tahun 2022 dan 2023, setelah sebelumnya sempat berada di urutan 12 secara konsisten selama 5 tahun berturut-turut pada periode 2015 hingga 2019.
(Baca: PDB Menurut Daya Beli di Kosta Rika 2024)
Dibandingkan negara lain di kawasan Asia, posisi Bhutan tahun 2024 berada sangat dekat dengan nilai India yang tercatat 20,43 unit. Kedua negara ini memiliki selisih nilai PDB PPP kurang dari 1 persen, menjadikan keduanya negara dengan nilai paling berdekatan di dalam daftar perbandingan data yang dirilis.
IMF juga merilis proyeksi PDB PPP Bhutan hingga tahun 2030. Proyeksi menunjukkan akan terjadi pertumbuhan berkelanjutan dengan rata-rata 2,14 persen per tahun selama periode 2025-2030. Angka proyeksi ini menunjukkan perbaikan kondisi ekonomi dibandingkan rata-rata pertumbuhan lima tahun terakhir, namun masih berada di bawah rata-rata pertumbuhan dekade awal 2015-2019.
Untuk tahun 2025, proyeksi pertumbuhan sebesar 1,26 persen menunjukkan akan terjadi perlambatan sementara dibandingkan capaian tahun 2024. Meskipun demikian tidak ada proyeksi kontraksi pada 6 tahun ke depan, dimana nilai PDB PPP Bhutan diproyeksikan akan menembus angka 22,97 unit pada akhir tahun 2030.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Jul) | 2,88% | -0.46 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.864 | +0.19 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Neraca perdagangan (Jun) | -450,50 | -72.02 | |
| Ekspor Migas (Jun) | 1,07 | +40.52 | |
| Impor Migas (Jun) | 4,56 | +0.96 | |
| Ekspor (Jun) | 25,46 | +9.72 | |
| Impor (Jun) | 25,91 | +4.41 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |