persentase penduduk perempuan di perkotaan dan perdesaan yang mempunyai keluhan kesehatan di Aceh pada 2024 tercatat 27,78%. Sebelumnya menurut rekam jejak delapan tahun terakhir, rasio dengan rekor tertinggi di Aceh pernah terjadi pada 2009 dengan pertumbuhan sebesar 37,57%. Adapun dalam enam tahun terakhir, persentase penduduk perempuan di perkotaan dan perdesaan yang mempunyai keluhan kesehatan tercatat dengan rata-rata pertumbuhan turun 1,98%
Daftar 10 Terbesar:
(Baca: Persentase Penduduk Miskin di Perdesaan Periode 2013-2025)
Rata-rata persentase penduduk perempuan di perkotaan dan perdesaan yang mempunyai keluhan kesehatan di Indonesia saat ini sebesar 25,2% data per 2024. Hampir di sebagian besar provinsi, kondisi saat ini terlihat lebih rendah dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Nusa Tenggara Barat tercatat dengan persentase penduduk perempuan di perkotaan dan perdesaan yang mempunyai keluhan kesehatan tertinggi, yaitu 40,79%. persentase penduduk perempuan di perkotaan dan perdesaan yang mempunyai keluhan kesehatan di Nusa Tenggara Barat saat ini setara dengan 4,26% dari total seluruh provinsi.
(Baca: 8,81% Penduduk di Kabupaten Sumedang Masuk Kategori Miskin)
Berikutnya adalah Gorontalo yang mencatatkan persentase penduduk perempuan di perkotaan dan perdesaan yang mempunyai keluhan kesehatan 36,19% lebih kecil periode yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan untuk data tahunan, persentase penduduk perempuan di perkotaan dan perdesaan yang mempunyai keluhan kesehatan di provinsi ini turun 1,08% dibandingkan dengan sebelumnya.
Kemudian, Jawa Tengah dengan persentase penduduk perempuan di perkotaan dan perdesaan yang mempunyai keluhan kesehatan 34,25%, Sumatera Barat dengan persentase penduduk perempuan di perkotaan dan perdesaan yang mempunyai keluhan kesehatan 32,28% dan Lampung dengan persentase penduduk perempuan di perkotaan dan perdesaan yang mempunyai keluhan kesehatan 32,25%
Berikut ini sepuluh provinsi dengan persentase penduduk perempuan di perkotaan dan perdesaan yang mempunyai keluhan kesehatan tertinggi pada 2024:
- Nusa Tenggara Barat 40,79 %
- Gorontalo 36,19 %
- Jawa Tengah 34,25 %
- Sumatera Barat 32,28 %
- Lampung 32,25 %
- Kep. Bangka Belitung 31,4 %
- Nusa Tenggara Timur 31,35 %
- Jawa Barat 31,22 %
- Sumatera Selatan 31,18 %
- Kalimantan Selatan 30,87 %