Indonesia Paling Banyak Impor Residu dari Mauritania

Perdagangan
1
Agus Dwi Darmawan 01/12/2022 16:47 WIB
Produk Utama yang Diimpor Indonesia dari Mauritania pada 2021
katadata logo databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Indonesia membukukan impor dengan Mauritania sebesar US$ 0,46 juta data per Desember 2021. Nilai tersebut terlihat turun 76,95% dibandingkan impor tahun sebelumnya yang tercatat sebesar US$ 1,98 juta.

Rekam jejak perdagangan Indonesia dengan Mauritania, impor dalam 10 tahun terakhir telah berkurang sangat drastis. Terendah impor Indonesia adalah US$ 0,14 juta dan untuk impor tertinggi di angka US$ 2,62 juta.

Dari total 97 produk (kode HS dua digit) yang diimpor dari Mauritania, 0,04 ribu produk bernilai lebih dari satu miliar dolar. Kebanyakan produk impor dari tempat ini, merupakan impor produk yang juga banyak diimpor dari negara lain yang jumlahnya tercatat ada empat produk.

Berikut ini adalah daftar lima produk utama yang diimpor Indonesia dari Mauritania. Urutan ini disusun mulai dari transaksi dengan nilai yang terbesar.

  1. Residu dan limbah dari industri makanan
  2. Masuk dalam kode HS 23, Residu dan limbah dari industri makanan merupakan kelompok produk barang impor yang dikategorikan bersama dengan dan Pakan ternak hewan yang disiapkan. Impor produk ini dari Mauritania berada di urutan pertama. Indonesia mengimpor sebanyak US$ 414 ribu. Pada tahun sebelumnya Indonesia tidak mencatat adanya impor dari negara ini.

  3. Bahan kimia anorganik
  4. Di urutan kedua, impor Indonesia paling banyak adalah produk Bahan kimia anorganik. Nilai impor dari Mauritania pada 2021 tercatat US$ 37 ribu. Pada tahun sebelumnya Indonesia tidak mencatat adanya impor dari negara ini.

  5. Mesin dan peralatan listrik dan bagian -bagiannya
  6. Produk ini diperoleh dengan mendatangkannya dari 147 negara. Impor Mesin dan peralatan listrik dan bagian -bagiannya dari negara ini berada di urutan 120. Pada 2021, Indonesia tercatat melakukan impor US$ 3 ribu. Negara lain yang masuk lima besar suplier produk impor ini ke Indonesia adalah Cina, Singapura, Taipei, Cina, Jepang dan Korea, Republik.

  7. Artikel batu, plester, semen, asbes, mika atau bahan serupa
  8. Di urutan ke keempat adalah Artikel batu, plester, semen, asbes, mika atau bahan serupa dalam kategori produk dengan kode HS 68. Indonesia mengimpor US$ 1 ribu atau mencatatkan peningkatan karena pada tahun sebelumnya Indonesia tidak dilaporkan adanya impor dari negara ini. Impor Artikel batu, plester, semen, asbes, mika atau bahan serupa dari Mauritania tercatat berada di urutan 58. Selain negara tersebut, impor terbesar Artikel batu, plester, semen, asbes, mika atau bahan serupa berasal dari Cina, Jepang, Malaysia, Thailand dan India. Indonesia juga tercatat mengimpor produk ini dari 54 negara. .

  9. Karpet dan penutup lantai tekstil lainnya
  10. Indonesia melakukan impor produk ini berasal dari 22 negara. Impor Karpet dan penutup lantai tekstil lainnya dari negara ini berada di urutan 138. Pada 2021, Indonesia tercatat melakukan impor US$ 0 ribu. Lima negara lain yang menjadi sumber impor Karpet dan penutup lantai tekstil lainnya adalah Jepang, Malaysia, Cina, Thailand dan Turki.

Editor :
Data Populer
Lihat Semua
instagram
Databoks Indonesia (@databoks.id)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari Katadata Indonesia.
twitter
Databoks Indonesia (@databoksid)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari @katadatacoid.