Pengeluaran untuk kecantikan di Kabupaten Wonogiri pada tahun 2024 tercatat sebesar Rp31.624 per kapita per bulan. Angka ini mengalami pertumbuhan sebesar 4% dibandingkan tahun sebelumnya. Informasi ini seperti data yang diolah dari data Susenas.
Dibandingkan dengan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang dan jasa sebesar Rp216.660, pengeluaran untuk kecantikan hanya mencakup 14,6%. Pengeluaran untuk kecantikan juga lebih kecil dibandingkan pengeluaran untuk makanan jadi yaitu Rp173.787, perawatan Rp38.319, rokok dan tembakau Rp100.329, dan sabun mandi Rp56.785.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Sulawesi Tenggara 2015 - 2024)
Secara historis, pengeluaran untuk kecantikan di Kabupaten Wonogiri cenderung fluktuatif. Sempat mengalami kenaikan signifikan sebesar 40,5% pada tahun 2023, namun pertumbuhan tahun 2024 sedikit melambat. Tahun 2020 sempat mengalami penurunan -0,2%, namun kemudian naik lagi.
Pada tahun 2024, Kabupaten Wonogiri menempati urutan 18 dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah dalam hal pengeluaran untuk kecantikan. Peringkat ini menunjukkan bahwa pengeluaran untuk kecantikan di Wonogiri masih relatif rendah dibandingkan daerah lain di provinsi yang sama. Secara nasional, Wonogiri berada di urutan 275.
Beberapa kabupaten/kota di Jawa Tengah dengan pengeluaran untuk kecantikan tertinggi pada tahun 2024 antara lain Kota Salatiga (Rp75.091), Kota Semarang (Rp74.653), dan Kabupaten Kudus (Rp47.643). Pertumbuhan pengeluaran kecantikan tertinggi dialami Kabupaten Karanganyar dengan 41%, disusul Kota Semarang 36,8%.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Kecantikan Kota Tomohon | 2024)
Berikut adalah beberapa data historis pengeluaran di beberapa kabupaten/kota lain di Jawa Tengah berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS):
Kota Semarang
Pada tahun 2024, pengeluaran rata-rata per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kota Semarang mencapai Rp1.322.997. Terjadi pertumbuhan sebesar 12,6% dibandingkan tahun sebelumnya. Kota ini menduduki peringkat pertama di Jawa Tengah dalam hal pengeluaran bukan makanan, menunjukkan tingkat konsumsi yang tinggi di sektor ini. Pengeluaran untuk bukan makanan di Kota Semarang jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan kabupaten/kota lainnya di Jawa Tengah.
Kota Salatiga
Kota Salatiga mencatatkan pengeluaran rata-rata per kapita sebulan untuk bukan makanan sebesar Rp1.315.195 pada tahun 2024. Terjadi penurunan turun 14.4% dibandingkan tahun sebelumnya. Meskipun terjadi penurunan, Kota Salatiga tetap berada di peringkat kedua di Jawa Tengah dalam hal pengeluaran bukan makanan. Nilai ini menunjukkan bahwa masyarakat Salatiga masih memiliki daya beli yang tinggi untuk kebutuhan selain makanan.
Kota Magelang
Pengeluaran rata-rata per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kota Magelang adalah Rp980.996 pada tahun 2024. Terjadi pertumbuhan sebesar 1,8% dibandingkan tahun sebelumnya. Kota ini berada di peringkat ketiga di Jawa Tengah dalam hal pengeluaran bukan makanan, menunjukkan bahwa sektor non-pangan memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah.
Kota Surakarta
Kota Surakarta mencatat pengeluaran rata-rata per kapita sebulan untuk bukan makanan sebesar Rp942.391 pada tahun 2024. Terjadi penurunan turun 3.7% dibandingkan tahun sebelumnya. Kota ini berada di peringkat keempat di Jawa Tengah dalam hal pengeluaran bukan makanan, menunjukkan bahwa masyarakat memiliki kemampuan untuk memenuhi kebutuhan selain pangan.