Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk kebutuhan kecantikan di Kabupaten Wonogiri pada tahun 2024 mencapai 31624 rupiah. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 4 persen dibandingkan tahun 2023 yang tercatat sebesar 30413 rupiah. Sepanjang periode pengamatan 2018 hingga 2024, angka pengeluaran ini tercatat bergerak dengan pergerakan naik turun yang jelas setiap tahunnya.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan di Jawa Barat 2024)
Besaran pengeluaran kecantikan warga Wonogiri ini setara dengan 14,6 persen dari rata-rata pengeluaran perawatan umum, 55,7 persen dari pengeluaran sabun mandi, 31,5 persen dari pengeluaran rokok dan tembakau, serta hanya 14,6 persen dari total pengeluaran aneka barang dan jasa per kapita setiap bulan. Untuk kategori makanan jadi, nilai pengeluaran kecantikan hanya mencapai 18,2 persen dari total pengeluaran makanan jadi warga.
Sepanjang tujuh tahun data tercatat, pengeluaran kecantikan tertinggi terjadi pada tahun 2024, sedangkan nilai terendah tercatat pada tahun 2018. Terdapat anomali penurunan sebesar 17 persen pada tahun 2022, yang menjadi penurunan terbesar sepanjang periode pengamatan. Setelah penurunan tersebut, angka pengeluaran kembali naik sebesar 40,5 persen pada tahun 2023, yang merupakan kenaikan tertinggi sepanjang tujuh tahun data.
Berdasarkan data perbandingan seprovinsi Jawa Tengah, Kabupaten Wonogiri menempati urutan ke 18 dari total 35 kabupaten dan kota untuk kategori pengeluaran kecantikan tahun 2024. Urutan ini berada persis di bawah Kabupaten Boyolali dan di atas Kabupaten Sragen. Secara nasional, Kabupaten Wonogiri menempati urutan ke 275 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia, serta urutan ke 74 di seluruh wilayah Pulau Jawa.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Perawatan Kulit Kab. Lingga | 2024)
Lima wilayah dengan pengeluaran kecantikan tertinggi di Jawa Tengah tahun 2024 berturut-turut adalah Kota Salatiga, Kota Semarang, Kabupaten Kudus, Kota Magelang dan Kabupaten Rembang. Kota Semarang mencatat pertumbuhan tertinggi diantara lima wilayah teratas yaitu sebesar 36,8 persen, sedangkan Kota Salatiga menjadi satu-satunya wilayah lima teratas yang mengalami penurunan sebesar 13,5 persen pada tahun 2024. Urutan lima teratas ini tidak mengalami perubahan dibandingkan tahun sebelumnya.
Pengeluaran Bukan Makanan
Badan Pusat Statistik mencatat rata-rata pengeluaran per kapita per bulan untuk kategori bukan makanan di Kabupaten Wonogiri mencapai 681453 rupiah pada tahun 2024. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 5,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempatkan Kabupaten Wonogiri pada urutan ke 14 dari 35 wilayah di Jawa Tengah. Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan provinsi yang hanya tercatat sebesar 1,2 persen untuk kategori yang sama.
Pengeluaran Total Makanan dan Bukan Makanan
Untuk total pengeluaran keseluruhan baik makanan maupun bukan makanan, warga Kabupaten Wonogiri menghabiskan rata-rata 1325712 rupiah per kapita setiap bulan pada tahun 2024. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 3,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan posisi peringkat tetap berada di urutan ke 18 seprovinsi Jawa Tengah. Angka pertumbuhan ini berada di tengah urutan pertumbuhan seluruh wilayah di provinsi tersebut.
Pengeluaran Kategori Makanan
Rata-rata pengeluaran per kapita per bulan untuk kebutuhan makanan di Kabupaten Wonogiri tercatat sebesar 644258 rupiah pada tahun 2024. Nilai ini mengalami kenaikan sedikit sebesar 1,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempati urutan ke 24 dari seluruh wilayah di Jawa Tengah. Peringkat ini tidak mengalami perubahan dibandingkan posisi pada tahun sebelumnya.