- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perkembangan jumlah sekolah SMA di Provinsi Maluku Utara dari tahun 2018 hingga 2024 menunjukkan tren peningkatan yang konsisten. Pada tahun 2024, jumlah sekolah SMA mencapai 225 unit, mengalami penambahan 1 unit dibandingkan tahun sebelumnya (2023) yang sebesar 224 unit. Secara historis, jumlah sekolah ini mulai dari 201 unit pada 2018, bertambah secara bertahap setiap tahunnya. Secara nasional, urutan jumlah sekolah SMA Maluku Utara naik satu peringkat dari 24 menjadi 23 pada tahun 2023 dan 2024.
(Baca: 0,02% Penduduk di Kabupaten Mempawah Beragama Hindu)
Dari 225 unit sekolah SMA di Maluku Utara tahun 2024, 139 di antaranya adalah SMA negeri yang tidak mengalami perubahan dibandingkan tahun 2023, sedangkan 86 unit adalah SMA swasta yang mengalami penambahan 1 unit dari 85 unit pada tahun sebelumnya. Jika dihitung persentase, SMA negeri mendominasi dengan sekitar 62% dari total sekolah SMA, sedangkan SMA swasta hanya sekitar 38%. Jumlah SMA negeri tetap stabil, sementara swasta menunjukkan pertumbuhan yang kecil namun positif selama satu tahun terakhir.
Perbandingan jumlah sekolah SMA dengan jumlah penduduk usia sekolah 16-18 tahun di Maluku Utara menunjukkan bahwa pada tahun 2023 (data terbaru yang tersedia), jumlah penduduk kelompok usia ini mencapai 84.587 orang, mengalami peningkatan dibandingkan empat tahun sebelumnya (2020) yang sebesar 77.100 orang. Secara nasional, urutan jumlah penduduk usia ini mengalami peningkatan dari peringkat 31 pada 2018 menjadi 28 pada 2023, menunjukkan posisi Maluku Utara yang semakin baik dibandingkan provinsi lain di Indonesia.
(Baca: Harga Beras di 10 Provinsi Ini Paling Mahal (Kamis, 12 Februari 2026))
Data pendukung dari BPS menunjukkan bahwa jumlah guru SMA di Maluku Utara tahun 2024 mencapai 4.037 orang, mengalami pertumbuhan 2,3% dibandingkan tahun 2023 yang sebesar 3.945 orang. Jumlah kepala sekolah dan guru SMA negeri mencapai 3.446 orang (naik 7,7% dari tahun sebelumnya), sedangkan di swasta hanya 591 orang (turun 20,6% dari 744 orang). Selain itu, Angka Partisipasi Murni (APM) SMA tahun 2024 mencapai 68%, naik 3,5% dari tahun 2023, menunjukkan peningkatan minat siswa untuk melanjutkan pendidikan ke SMA.