Pengeluaran untuk kecantikan di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, menunjukkan angka Rp34.226 per kapita per bulan pada 2024, informasi ini seperti data yang diolah dari data Susenas. Angka ini mengalami sedikit penurunan turun 3,2% dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, pengeluaran untuk kecantikan ini tetap menjadi bagian penting dari alokasi dana masyarakat di Kota Tomohon.
Jika dibandingkan dengan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang dan jasa sebesar Rp407.941, pengeluaran untuk kecantikan hanya mencakup sekitar 8,4%. Sementara, jika dibandingkan dengan pengeluaran untuk makanan jadi yang mencapai Rp233.962, pengeluaran untuk kecantikan proporsinya lebih besar. Hal ini mengindikasikan bahwa masyarakat Tomohon tetap memberikan perhatian pada perawatan diri di tengah kebutuhan konsumsi lainnya.
(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Maroko 2015 - 2024)
Secara historis, pengeluaran untuk kecantikan di Kota Tomohon cenderung fluktuatif. Sempat mengalami penurunan signifikan turun 21% pada 2019, kemudian melonjak tinggi sebesar 46,8% pada 2020. Setelah itu, angka ini kembali mengalami penurunan dan kenaikan, namun secara umum menunjukkan tren yang stabil dalam beberapa tahun terakhir. Tahun 2023, pengeluaran tercatat Rp35.371 dan tahun 2024 sebesar Rp34.226.
Dalam skala regional, Kota Tomohon menempati urutan kelima dalam hal pengeluaran untuk kecantikan di antara kabupaten/kota se-Sulawesi Utara pada 2024. Peringkat ini menunjukkan bahwa minat masyarakat Tomohon terhadap produk dan layanan kecantikan cukup tinggi dibandingkan dengan daerah lain di provinsi tersebut. Secara nasional, Kota Tomohon berada di peringkat 238.
Beberapa kabupaten/kota lain di Sulawesi Utara menunjukkan angka pengeluaran kecantikan yang lebih tinggi. Kota Bitung misalnya, mencatatkan pengeluaran sebesar Rp63.244 per kapita per bulan dengan pertumbuhan 38,8%. Kota Kotamobagu juga menunjukkan angka yang lebih tinggi yaitu Rp45.037 dengan pertumbuhan 11%. Sementara itu, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara mencatatkan Rp38.370 dengan pertumbuhan 37,9%. Kota Manado mencatatkan Rp37.464 atau tumbuh 7.2%. Kabupaten Minahasa mencatatkan angka Rp30.652 atau tumbuh 24.4%.
Berdasarkan data rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan dari Badan Pusat Statistik, Kota Manado mencatatkan pertumbuhan 15.5% dengan total pengeluaran Rp907.150. Kota Bitung mencatatkan pertumbuhan 27.5% dengan total pengeluaran Rp791.156. Kota Kotamobagu mencatatkan pertumbuhan 24% dengan total pengeluaran Rp790.236. Kabupaten Minahasa mencatatkan pertumbuhan 34.5% dengan total pengeluaran Rp773.439. Kabupaten Minahasa Utara mencatatkan pertumbuhan 13% dengan total pengeluaran Rp606.465.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan Besar untuk Rokok dan Tembakau Kab. Aceh Tengah | 2024)
Kota Manado
Kota Manado memimpin dengan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan mencapai Rp1.696.743 pada 2024, meskipun mengalami penurunan turun 6,9% dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di kota ini mencapai Rp789.594 atau naik tipis 0.9%. Kota Manado menduduki peringkat pertama dalam hal pengeluaran total di Sulawesi Utara.
Kabupaten Minahasa
Kabupaten Minahasa mencatatkan pertumbuhan positif dalam pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan, yaitu sebesar 4,7%, mencapai Rp1.586.208 pada 2024. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di kabupaten ini juga mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 12,7%, mencapai Rp812.769. Kabupaten Minahasa berada di urutan kedua setelah Kota Manado.
Kota Bitung
Kota Bitung menunjukkan penurunan tipis turun 0,5% dalam pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan, dengan total Rp1.568.852 pada 2024. Namun, rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan mengalami kenaikan sebesar 12,8%, mencapai Rp777.695. Kota Bitung berada di urutan ketiga.
Kota Kotamobagu
Kota Kotamobagu mencatatkan pertumbuhan yang cukup signifikan dalam pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan, yaitu sebesar 5,6%, mencapai Rp1.524.493 pada 2024. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di kota ini juga mengalami pertumbuhan tinggi sebesar 24%, mencapai Rp734.257. Kota Kotamobagu berada di urutan keempat.