IHSG Melemah di Tengah Naiknya Ketidakpastian Global (Selasa, 24 Februari 2026)

1
Nabilah Muhamad 24/02/2026 18:14 WIB
Image Loader
Memuat...
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 24 Februari 2025-24 Februari 2026
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 1,37% ke level 8.280,83 pada penutupan perdagangan Selasa (24/2/2026).

Menurut Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, turunnya indeks hari ini dipengaruhi respons pelaku pasar terhadap ketidakpastian global.

"IHSG dan rupiah ditutup melemah di tengah meningkatnya ketidakpastian global,” kata Ratna, dilansir Antara (24/2/2026).

Menurut Ratna, ketidakpastian kebijakan tarif perdagangan Amerika Serikat (AS) dan prospek suku bunga AS yang masih relatif ketat, membuat indeks dolar AS kembali menguat.

Ketidakpastian tersebut juga mendorong harga emas terkoreksi, seiring aksi ambil untung oleh pelaku pasar.

(Baca: Imbas Perjanjian Dagang, Nilai Impor RI dari AS Bisa Melonjak 150%)

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, 10 dari 11 sektor saham terkoreksi hari ini. Sektor energi turun paling dalam hingga 3,50%, diikuti sektor barang konsumen non-primer dan sektor infrastruktur yang masing-masing jatuh 3,12% dan 2,29%.

Sementara hanya ada satu sektor saham yang menguat, yaitu sektor keuangan yang naik 1,02%.

Menurut data RTI Business, frekuensi perdagangan saham dalam negeri hari ini 3,41 juta kali transaksi, total saham berpindah tangan 60,76 miliar lembar, dan nilai transaksi mencapai Rp29,57 triliun.

Sebanyak 567 saham ditutup melemah hari ini, lalu 153 saham menguat, dan 99 saham stagnan.

Emiten top loser hari ini adalah SSTM yang anjlok 15%, diikuti RMKO dan BLUE yang masing-masing terkoreksi 14,94% dan 14,90%.

Di sisi lain, emiten berkode ASHA menjadi top gainer setelah terbang 28,05%, diikuti AIMS yang naik 25% dan MEGA yang melesat 24,70%.

Bursa kawasan Asia sore ini ditutup bervariasi. Indeks Nikkei naik 0,87% ke 57.321,09; indeks Hang Seng turun 1,82% ke 26.590,32; indeks Shanghai naik 0,87% ke 4.117,41; dan indeks Strait Times turun 0,41% ke 5.020,79.

(Baca: Perjanjian Prabowo-Trump, RI Harus Impor Produk Pertanian AS)

Editor : Adi Ahdiat

Data Populer

Loading...