Harga Pangan Hari Ini 18 Maret di Banten: Daging Sapi Naik, Cabai Rawit Turun

1
Irfan Fadhlurrahman 18/03/2026 15:51 WIB
Image Loader
Memuat...
Daftar Harga Pangan Eceran di Banten 18 Maret 2026 Pukul 15.46 WIB
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Harga sejumlah bahan pangan di Banten hari ini terpantau turun dibanding kemarin.

Melansir data Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok Kementerian Perdagangan (SP2KP Kemendag) pada Rabu (18/3/2026) pukul 15.46 WIB, dari 16 komoditas terdapat 3 komoditas naik dan 4 komoditas turun.

Komoditas yang naik harga yaitu daging ayam ras, daging sapi paha belakang, dan cabai merah besar.

(Baca: Ini Komoditas Pertanian RI Terbanyak Diekspor pada Januari-Juli 2025)

Sementara, harga beberapa komoditas seperti minyak goreng sawit curah, cabai rawit merah, cabai merah keriting, dan minyakita menurun dibanding harga kemarin.

Komoditas daging sapi paha belakang melonjak paling tinggi Rp625 (0,44%) menjadi Rp143.750 per kg. Adapun harga cabai rawit merah turun paling tajam Rp3.750 (3,77%) menjadi Rp95.625 per kg.

Berikut daftar lengkap harga 16 bahan pangan di Banten menurut SP2KP Kemendag 18 Maret 2026 pukul 15.46 WIB.

  1. Daging Sapi Paha Belakang: Rp143.750 per kg (naik 0,44%)
  2. Cabai Rawit Merah: Rp95.625 per kg (turun 3,77%)
  3. Cabai Merah Besar: Rp55.000 per kg (naik 0,38%)
  4. Cabai Merah Keriting: Rp48.750 per kg (turun 0,42%)
  5. Bawang Merah: Rp40.125 per kg (tetap)
  6. Daging Ayam Ras: Rp40.083 per kg (naik 0,42%)
  7. Bawang Putih Honan: Rp33.667 per kg (tetap)
  8. Telur Ayam Ras: Rp30.625 per kg (tetap)
  9. Minyak Goreng Sawit Kemasan Premium: Rp20.500 per liter (tetap)
  10. Minyak Goreng Sawit Curah: Rp18.105 per liter (turun 0,26%)
  11. Gula Pasir Curah: Rp17.792 per kg (tetap)
  12. Minyakita: Rp15.700 per liter (turun 0,18%)
  13. Beras Premium: Rp14.636 per kg (tetap)
  14. Kedelai Impor: Rp13.083 per kg (tetap)
  15. Beras Medium: Rp12.966 per kg (tetap)
  16. Tepung Terigu: Rp12.083 per kg (tetap)

(Baca: Tandan Buah Sawit, Komoditas Perhutanan Sosial dengan Nilai Ekonomi Tertinggi)

Data Populer

Loading...