Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Simalungun Capai 7,38% pada 2025
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara mencapai 7,38% pada 2025.
Angka tersebut turun 0,96% dari tahun sebelumnya sebesar 8,34%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir turun 0,68%.
Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kabupaten Simalungun lebih rendah dibanding rata-rata nasional.
Menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas), PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.
Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.
Ini artinya, penduduk di Kabupaten Simalungun yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 7,38% dari total penduduk.
Dibanding 32 kabupaten/kota lain di Provinsi Sumatera Utara, PoU di Kabupaten Simalungun ada di urutan ke-28. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kabupaten Padang Lawas (4,69%) dan tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Nias Selatan (9,53%).
Berikut ini daftar PoU terendah di 10 kabupaten/kota Provinsi Sumatera Utara pada 2025.
- Kabupaten Padang Lawas: 4,69%
- Kabupaten Karo: 4,7%
- Kabupaten Samosir: 4,96%
- Kabupaten Humbang Hasundutan: 5,22%
- Kabupaten Padang Lawas Utara: 5,55%
- Kabupaten Tapanuli Tengah: 5,62%
- Kabupaten Nias: 5,65%
- Kabupaten Labuhan Batu Selatan: 5,65%
- Kabupaten Pakpak Bharat: 5,71%
- Kabupaten Toba Samosir: 5,71%
(Baca: Indeks Pembangunan Gender Nasional Stagnan pada 2024)
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.959 | +0.19 | |
| Neraca perdagangan (Apr) | 89,10 | -97.32 | |
| Ekspor Migas (Apr) | 1,16 | -9.81 | |
| Impor Migas (Apr) | 4,60 | +45.09 | |
| Ekspor (Apr) | 25,30 | +12.32 | |
| Impor (Apr) | 25,21 | +31.28 | |
| Kunjungan Wisman (Apr) | 1,25 | +14.75 | |
| Inflasi yoy (Mei) | 3,08% | +0.66 | |
| Inflasi mom (Mei) | 0,28% | +0.15 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| NTP (Mei) | 113,79 | +1.34 |