Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Asahan Capai 6,74% pada 2025

1
Irfan Fadhlurrahman 13/06/2026 17:38 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (2017-2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara mencapai 6,74% pada 2025.

Angka tersebut turun 0,9% dari tahun sebelumnya sebesar 7,64%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir turun 0,03%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kabupaten Asahan lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata nasional.

Badan Pangan Nasional (Bapanas) mendefinisikan PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kabupaten Asahan yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 6,74% dari total penduduk.

Dibandingkan dengan 32 kabupaten/kota lain di Provinsi Sumatera Utara, PoU di Kabupaten Asahan ada di urutan ke-22. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kabupaten Padang Lawas (4,69%) dan tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Nias Selatan (9,53%).

Berikut ini daftar PoU terendah di 10 kabupaten/kota Provinsi Sumatera Utara pada 2025.

  1. Kabupaten Padang Lawas: 4,69%
  2. Kabupaten Karo: 4,7%
  3. Kabupaten Samosir: 4,96%
  4. Kabupaten Humbang Hasundutan: 5,22%
  5. Kabupaten Padang Lawas Utara: 5,55%
  6. Kabupaten Tapanuli Tengah: 5,62%
  7. Kabupaten Nias: 5,65%
  8. Kabupaten Labuhan Batu Selatan: 5,65%
  9. Kabupaten Pakpak Bharat: 5,71%
  10. Kabupaten Toba Samosir: 5,71%

(Baca: Persentase Penduduk Miskin di 38 Provinsi Indonesia pada September 2025)

Data Pasar

Macro update by
13 June 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Nilai Tukar USDIDR 17.959 +0.19
Neraca perdagangan (Apr) 89,10 -97.32
Ekspor Migas (Apr) 1,16 -9.81
Impor Migas (Apr) 4,60 +45.09
Ekspor (Apr) 25,30 +12.32
Impor (Apr) 25,21 +31.28
Kunjungan Wisman (Apr) 1,25 +14.75
Inflasi yoy (Mei) 3,08% +0.66
Inflasi mom (Mei) 0,28% +0.15
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
NTP (Mei) 113,79 +1.34

Data Populer

Loading...