Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data kemiskinan semester Kabupaten Mamberamo Tengah, Papua Pegunungan tahun 2025. Persentase penduduk miskin saat ini berada di angka 32,20 persen, turun sebesar 8,70 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin tercatat 18.810 jiwa, berkurang 1.390 jiwa dari periode sebelumnya.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Sukoharjo | 2004 - 2025)
Sepanjang periode 2009 hingga 2025, persentase kemiskinan di wilayah ini pernah mencapai titik tertinggi 47,07 persen pada tahun 2009. Angka terendah tercatat pada tahun 2025 ini. Selama 16 tahun tersebut, angka kemiskinan mengalami naik turun, dengan penurunan terbesar terjadi pada tahun 2025.
Secara peringkat nasional, kabupaten ini berada di urutan ke 10 dari 514 kabupaten/kota seluruh Indonesia untuk persentase kemiskinan tertinggi. Peringkat ini stabil berada di kisaran urutan 8 hingga 17 selama 5 tahun terakhir. Rata-rata persentase kemiskinan 3 tahun terakhir berada di angka 34,30 persen, sehingga angka 2025 tercatat lebih rendah dari rata-rata tersebut.
Kabupaten Jayawijaya
Berada di urutan 16 nasional untuk persentase kemiskinan, wilayah ini mencatat angka 29,08 persen dengan penurunan 9,91 persen pada tahun terakhir. Jumlah penduduk miskin mencapai 61.640 jiwa, garis kemiskinan tercatat 913,72 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat mencapai 42,84 juta rupiah per tahun, dengan pertumbuhan 5,19 persen.
(Baca: Provinsi Riau Ekspor 3,3 Juta Ton Kayu dan Gabus)
Kabupaten Lanny Jaya
Peringkat 11 nasional persentase kemiskinan tercatat sebesar 31,59 persen, mengalami penurunan 7,42 persen dibanding tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin mencapai 68.040 jiwa, garis kemiskinan berada di angka 1.019,01 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat tercatat 13,06 juta rupiah per tahun, berada di peringkat 508 secara nasional.
Kabupaten Nduga
Menempati urutan ke 8 nasional, persentase kemiskinan di wilayah ini sebesar 32,89 persen dengan penurunan 9,34 persen pada periode terakhir. Jumlah penduduk miskin tercatat 40.290 jiwa, garis kemiskinan sebesar 837,24 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat mencapai 15,11 juta rupiah per tahun, berada di peringkat 505 seluruh Indonesia.
Kabupaten Yahukimo
Peringkat 13 nasional untuk persentase kemiskinan mencatat angka 30,61 persen, mengalami penurunan 9,49 persen dibanding tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin tercatat 62.420 jiwa, garis kemiskinan sebesar 908,56 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat hanya 9,10 juta rupiah per tahun, menjadi yang terendah dari seluruh kabupaten perbandingan.