Menurut publikasi Kementerian Pertanian - Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, data per 2025, populasi ayam ras petelur jika ditotal untuk 10 provinsi teratas besarnya mencapai 386,4 juta ekor. Nilai dari jumlah 10 provinsi tersebut, proporsinya mencapai 90,86% dari total seluruh provinsi.
Berdasarkan data Kementerian Pertanian - Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Jawa Timur tercatat dengan populasi ayam ras petelur terbanyak, yaitu 136,91 juta ekor. Populasi ayam ras petelur di Jawa Timur saat ini setara dengan 32,2% dari total seluruh provinsi.
(Baca: Jumlah Perceraian di DKI Jakarta Periode 2019-2024)
Berikutnya adalah Jawa Tengah yang mencatatkan populasi ayam ras petelur 54,82 juta ekor lebih tinggi periode yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan untuk data tahunan, populasi ayam ras petelur di provinsi ini naik 3,43% dibandingkan dengan sebelumnya.
Kemudian, Jawa Barat dengan populasi ayam ras petelur 48,21 juta ekor (naik 0,83%), populasi ayam ras petelur di Sumatera Utara naik 5,05% menjadi 39,49 juta ekor dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya dan Sumatera Barat dengan populasi ayam ras petelur 23,43 juta ekor (naik 4,68%)
(Baca: NPL Bank Umum Lapangan Usaha Perantara Keuangan Periode 2015-2025)
Berikut ini adalah daftar sepuluh provinsi yang mencatatkan populasi ayam ras petelur dengan jumlah tertinggi:
- Jawa Timur 136,91 juta ekor
- Jawa Tengah 54,82 juta ekor
- Jawa Barat 48,21 juta ekor
- Sumatera Utara 39,49 juta ekor
- Sumatera Barat 23,43 juta ekor
- Banten 21,25 juta ekor
- Sulawesi Selatan 16,81 juta ekor
- Bali 15,37 juta ekor
- Sumatera Selatan 15,26 juta ekor
- Lampung 14,85 juta ekor