Data per 2025, pertumbuhan populasi ayam ras petelur di Kalimantan Selatan tumbuh 6,57%. Angka ini naik dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat 7,69 juta ekor. Sebelumnya, Kalimantan Selatan pernah mencatatkan rekor pertumbuhan pada 2018 sebesar 93,96%. Dengan catatan pertumbuhan ini, terlihat bahwa posisi populasi ayam ras petelur terus menguat dalam enam tahun terakhir
Berdasarkan data Kementerian Pertanian - Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Jawa Timur tercatat dengan populasi ayam ras petelur terbanyak, yaitu 136,91 juta ekor. Populasi ayam ras petelur di Jawa Timur saat ini setara dengan 32,2% dari total seluruh provinsi.
(Baca: Jumlah Angkatan Kerja di Banten | 2025)
Menyusul di urutan berikutnya adalah Jawa Tengah. Jumlah populasi ayam ras petelur di provinsi ini dilaporkan 54,82 juta ekor. Sedangkan untuk statistik tahunan jumlah populasi ayam ras petelur terlihat naik 3,43% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 53 juta ekor.
Berikutnya, Jawa Barat dengan populasi ayam ras petelur 48,21 juta ekor (naik 0,83%), populasi ayam ras petelur di Sumatera Utara naik 5,05% menjadi 39,49 juta ekor dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya dan populasi ayam ras petelur di Sumatera Barat naik 4,68% menjadi 23,43 juta ekor dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya
(Baca: Jumlah Penduduk Umur 0-4 Tahun Periode 2018-2024)
Berikut ini sepuluh provinsi dengan populasi ayam ras petelur tertinggi pada 2025:
- Jawa Timur 136,91 juta ekor
- Jawa Tengah 54,82 juta ekor
- Jawa Barat 48,21 juta ekor
- Sumatera Utara 39,49 juta ekor
- Sumatera Barat 23,43 juta ekor
- Banten 21,25 juta ekor
- Sulawesi Selatan 16,81 juta ekor
- Bali 15,37 juta ekor
- Sumatera Selatan 15,26 juta ekor
- Lampung 14,85 juta ekor