Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase kemiskinan di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan tahun 2024 mencapai 10,68 persen, sedikit turun dari tahun sebelumnya 11,46 persen. Selisih penurunan 0,78 persen dengan pertumbuhan -6,81 persen. Jumlah penduduk miskin 41.540 orang, turun dari 44.110 orang tahun 2023. Jumlah penduduk OKU 387.348 jiwa, naik sedikit dari 379.992 jiwa dengan pertumbuhan 1,94 persen. Rank se-Indonesia 219, di Sumatera urutan 54.
(Baca: Rata-Rata Upah atau Gaji Bersih Sebulan Pekerja Formal Pengadaan Listrik dan Gas Periode 2015-2025)
Dari data historis kemiskinan periode 2004-2024, persentase kemiskinan OKU tertinggi terjadi tahun 2004 sebesar 18,16 persen, sedangkan terendah pada tahun 2024 sebesar 10,68 persen. Pertumbuhan angka kemiskinan terendah tahun 2007 (-11,85 persen), tertinggi tahun 2013 (10,01 persen). Rata-rata 3 tahun terakhir 11,25 persen, lebih rendah dari rata-rata 5 tahun terakhir 11,82 persen. Rank se-Indonesia OKU bergerak naik turun, dari 184 pada 2004 ke 219 pada 2024.
Dibandingkan kabkota tetangga di Sumatera Selatan, persentase kemiskinan OKU (10,68 persen) berada di posisi tengah. Kabupaten Ogan Komering Ilir memiliki persentase tertinggi (12,08 persen), sedangkan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir terendah (9,82 persen). Jumlah penduduk miskin OKU lebih tinggi dari sebagian tetangga, tapi lebih rendah dari OKU Ilir.
Kabupaten Empat Lawang
Berada di rank se-Indonesia 211 untuk persentase kemiskinan, wilayah ini memiliki angka 10,78 persen tahun 2024, sedikit lebih tinggi dari OKU. Jumlah penduduk miskin 28.420 orang, jauh lebih rendah dari OKU, dengan pertumbuhan -7,67 persen. Jumlah penduduk 336.158 jiwa, lebih kecil dari OKU, pertumbuhan hanya 0,04 persen. Pendapatan per kapita 19,45 juta rupiah per tahun, jauh lebih rendah dari rata-rata tetangga. Garis kemiskinan 421,75 ribu rupiah per kapita per bulan, yang berarti masyarakat harus memiliki pendapatan minimal itu untuk keluar dari kemiskinan.
Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir
Rank se-Indonesia 243 untuk persentase kemiskinan, angka 9,82 persen tahun 2024 adalah terendah di antara tetangga OKU. Jumlah penduduk miskin 19.790 orang, paling sedikit di antara tetangga, dengan pertumbuhan -8,89 persen. Jumlah penduduk 212.220 jiwa, jauh lebih kecil dari OKU, pertumbuhan 2,97 persen. Pendapatan per kapita 45,70 juta rupiah per tahun, cukup tinggi dibanding tetangga lain. Garis kemiskinan 503,82 ribu rupiah per kapita per bulan, yang menunjukkan batas kemiskinan yang lebih tinggi dibanding OKU.
Kota Lubuk Linggau
(Baca: Garis Kemiskinan Non Makanan Periode 2015-2025)
Rank se-Indonesia 200 untuk persentase kemiskinan, angka 11,14 persen tahun 2024 sedikit lebih tinggi dari OKU. Jumlah penduduk miskin 27.650 orang, lebih rendah dari OKU, pertumbuhan -10,86 persen. Jumlah penduduk 245.287 jiwa, lebih kecil dari OKU, pertumbuhan 2,41 persen. Pendapatan per kapita 35,43 juta rupiah per tahun, berada di posisi tengah di antara tetangga. Garis kemiskinan 598,85 ribu rupiah per kapita per bulan, yang merupakan batas kemiskinan tertinggi di antara tetangga OKU.
Kabupaten Ogan Komering Ilir
Rank se-Indonesia 164 untuk persentase kemiskinan, angka 12,08 persen tahun 2024 adalah tertinggi di antara tetangga OKU. Jumlah penduduk miskin 106.370 orang, paling banyak di antara tetangga, pertumbuhan -7,08 persen. Jumlah penduduk 786.703 jiwa, paling banyak di antara tetangga, pertumbuhan 1,58 persen. Garis kemiskinan 473,06 ribu rupiah per kapita per bulan, lebih tinggi dari OKU. Jumlah penduduk miskinnya lebih dari dua kali lipat jumlah penduduk miskin OKU.
Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan
Rank se-Indonesia 242 untuk persentase kemiskinan, angka 9,86 persen tahun 2024 hampir sama dengan Penukal. Jumlah penduduk miskin 37.810 orang, sedikit lebih rendah dari OKU, pertumbuhan -3,79 persen. Jumlah penduduk 422.566 jiwa, lebih banyak dari OKU, pertumbuhan 0,88 persen. Pendapatan per kapita 27,72 juta rupiah per tahun, lebih tinggi dari Empat Lawang tapi lebih rendah dari Penukal. Garis kemiskinan 436,42 ribu rupiah per kapita per bulan, sedikit lebih tinggi dari OKU.
Kota Prabumulih
Rank se-Indonesia 239 untuk persentase kemiskinan, angka 10,13 persen tahun 2024 lebih rendah dari OKU. Jumlah penduduk miskin 20.410 orang, sedikit lebih banyak dari Penukal, pertumbuhan -8,6 persen. Jumlah penduduk 211.395 jiwa, paling sedikit di antara tetangga, pertumbuhan 2,98 persen. Pendapatan per kapita 51,81 juta rupiah per tahun, tertinggi di antara tetangga. Garis kemiskinan 650,00 ribu rupiah per kapita per bulan, yang merupakan batas kemiskinan tertinggi di seluruh tetangga OKU.