Kemendikbud merilis data hasil seleksi masuk SMA jalur prestasi raport Provinsi Jawa Barat tahun 2025, khusus untuk daftar 10 siswa terbawah yang berhasil lolos ke SMAN 1 Kota Depok. Pada data ini tercatat nilai ujian terstandar sebagai salah satu parameter utama seleksi, dimana seluruh 8 siswa teratas pada kelompok ini memperoleh nilai 230 poin, sedangkan 2 siswa terakhir mendapatkan nilai 220 poin. Rata-rata nilai ujian terstandar pada kelompok 10 terendah yang lolos ini adalah 228 poin, dengan nilai terendah pada posisi batas kelulusan adalah 220 poin. Pola nilai menunjukkan siswa dengan nilai ujian terstandar lebih rendah mampu lolos karena ditopang nilai raport yang jauh lebih tinggi, begitu pula sebaliknya siswa dengan nilai tes tinggi tertarik kebawah akibat rata-rata raport yang kurang maksimal.
Mulai tahun 2025, pemerintah daerah khususnya Jawa Barat, menerapkan skema baru dalam sistem penerimaan murid baru (SPMB) melalui jalur prestasi. Untuk jalur prestasi ke jenjang SMA, parameter seleksi tidak hanya mengandalkan nilai rapor sebagai hasil akhir.
(Baca: Daftar 10 Siswa Lolos Ujian Masuk SMA12 Kota Depok 2025)
Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat kali ini melakukan uji tes terstandar bagi seluruh siswa yang mendaftar. Untuk SPMB jalur prestasi akademik rapor, pembobotannya adalah 50% nilai rata-rata rapor ditambah dengan 50% nilai hasil tes terstandar.
Perubahan skema ini dilakukan sebagai tindak lanjut ditemukannya beberapa kasus pengelembungan nilai sehingga nilai rapor tidak lagi dianggap sebagai penilaian yang objektif. Untuk masuk lewat jalur prestasi, siswa wajib mengikuti tes terstandar versi Disdik Jabar dan Tes Kemampuan Akademik (TKA) versi Kemendikdasmen.
Berikut adalah daftar siswa yang berhasil lolos masuk ke SMAN 1 Kota Depok melalui jalur prestasi. Siswa yang ada dalam daftar ini menempati urutan 10 besar terbawah dari seluruh peserta yang dinyatakan lulus berdasarkan nilai akhir keseluruhan. Perlu diketahui tes terstandar yang diikuti berjumlah 30 butir soal dengan bobot setiap soal 10 poin, sehingga skor maksimal yang dapat diraih adalah 300 poin. Setiap pengurangan 10 poin pada hasil tes menunjukkan terdapat 1 soal yang tidak dijawab dengan benar oleh peserta.
Nikita Leisya Azira
Siswa asal SMP Negeri 2 Depok ini menempati urutan nilai keseluruhan nomor 73, dengan jarak tempat tinggal menuju SMAN 1 Kota Depok sejauh 1,23 km. Pada ujian terstandar ia berhasil mendapatkan nilai 230 poin, yang berarti terdapat 7 soal yang tidak ia jawab dengan benar selama tes berlangsung.
Skor Nilai Raport: 463.273
Nilai Ujian Terstandar: 230
Nilai Akhir: 346.64
Fathma Shofa Nabila
Berasal dari Smps Islam Alhamidiyah, siswa ini berada di urutan 74 nilai akhir kelulusan. Jarak kediamannya dengan sekolah tujuan tercatat 1,56 km. Ia memperoleh skor ujian terstandar 230 poin.
Skor Nilai Raport: 465.818
Nilai Ujian Terstandar: 230
Nilai Akhir: 347.91
Kerenhapukh Gloria Zai
Siswa lulusan SMP Negeri 1 Cileungsi ini memiliki jarak tempuh menuju SMAN 1 Kota Depok sebesar 17,70 km. Menempati urutan 75, ia berhasil meraih nilai ujian terstandar 230 poin.
Skor Nilai Raport: 462.0
Nilai Ujian Terstandar: 230
Nilai Akhir: 346.0
Hafizah Adinda Putri
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Nusa Tenggara Barat 2018 - 2025)
Alumni SMP IT Rahmaniyah ini tercatat pada urutan nilai 76, dengan jarak tempat tinggal 2,08 km dari sekolah tujuan. Ia mendapatkan skor ujian terstandar 230 poin pada seleksi ini.
Skor Nilai Raport: 462.25
Nilai Ujian Terstandar: 230
Nilai Akhir: 346.13
Joynasya Devina Johan
Siswa asal Mts Negeri 4 Jakarta ini berada di urutan 77 nilai akhir, dengan jarak kediaman 3,45 km dari SMAN 1 Kota Depok. Skor ujian terstandar yang ia peroleh adalah 230 poin.
Skor Nilai Raport: 463.625
Nilai Ujian Terstandar: 230
Nilai Akhir: 346.81
Aflah Naufalsyah
Lulusan SMP Negeri 3 Depok ini menempati urutan 78, dengan jarak tempuh menuju sekolah sebesar 3,66 km. Ia berhasil meraih nilai ujian terstandar sebesar 230 poin.
Skor Nilai Raport: 462.727
Nilai Ujian Terstandar: 230
Nilai Akhir: 346.36
Kirana Bunga Adnyana
Berasal dari SMP Negeri 26 Depok, siswa ini berada pada urutan nilai 79 dengan jarak kediaman 2,06 km dari sekolah tujuan. Skor ujian terstandar yang diraih adalah 230 poin.
Skor Nilai Raport: 460.909
Nilai Ujian Terstandar: 230
Nilai Akhir: 345.45
Muhammad Rafi Athaya
Alumni SMP Islam Terpadu Nurul Fikri ini tercatat pada urutan 80, dengan jarak tempat tinggal 6,00 km menuju SMAN 1 Kota Depok. Ia memperoleh nilai ujian terstandar 230 poin.
Skor Nilai Raport: 459.682
Nilai Ujian Terstandar: 230
Nilai Akhir: 344.84
Istnaini Hasna Habibah
Siswa lulusan SMP IT Rahmaniyah ini memiliki jarak tempuh 27,70 km menuju sekolah tujuan, dan menempati urutan nilai 81. Ia mendapatkan skor ujian terstandar 220 poin, dengan 8 soal yang tidak berhasil dijawab dengan benar.
Skor Nilai Raport: 473.564
Nilai Ujian Terstandar: 220
Nilai Akhir: 346.78
Ratifa Bella Khairunnisa
Alumni SMP Negeri 32 Depok ini berada pada urutan terakhir yaitu nomor 82, dengan jarak kediaman 2,51 km dari SMAN 1 Kota Depok. Ia meraih skor ujian terstandar 220 poin pada seleksi ini.
Skor Nilai Raport: 474.182
Nilai Ujian Terstandar: 220
Nilai Akhir: 347.09