Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita bulanan masyarakat Kota Bukit Tinggi untuk kebutuhan kecantikan pada tahun 2024 mencapai 71466 rupiah. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 20,2 persen dibandingkan posisi tahun 2023. Pertumbuhan ini merupakan kenaikan tertinggi pengeluaran kecantikan di wilayah tersebut setelah tercatat penurunan dalam pada tahun 2020.
(Baca: Penduduk Kabupaten Tasikmalaya Menghabiskan Rp733 per Kapita per Minggu untuk Membeli Ketupat Sayur)
Sepanjang periode 2018 sampai 2024, pengeluaran kecantikan masyarakat Kota Bukit Tinggi bergerak naik turun dengan variasi yang besar. Pada tahun 2021 tercatat pengeluaran tertinggi sebesar 77126 rupiah per kapita per bulan, sebelum kemudian turun sebesar 27,4 persen pada tahun 2022 menjadi 56017 rupiah. Setelah penurunan tersebut, secara bertahap angka pengeluaran kembali naik sampai posisi tahun 2024.
Nilai pengeluaran kecantikan tahun 2024 setara dengan 21,4 persen dari rata-rata pengeluaran perawatan bulanan masyarakat, 8,9 persen dari pengeluaran barang dan jasa umum, serta 20,7 persen dari pengeluaran rokok dan tembakau per kapita. Apabila dibandingkan pengeluaran makanan jadi, pengeluaran kecantikan menyumbang 20,7 persen dari total pengeluaran makanan jadi bulanan masyarakat Kota Bukit Tinggi.
Berdasarkan perbandingan wilayah se-Provinsi Sumatera Barat, Kota Bukit Tinggi menempati urutan ketiga untuk kategori pengeluaran kecantikan tahun 2024. Dua wilayah di atasnya adalah Kota Sawahlunto dengan pengeluaran 78572 rupiah dan Kota Padang Panjang dengan 74094 rupiah. Secara nasional, Kota Bukit Tinggi berada pada urutan 28 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia untuk indikator yang sama.
Pengeluaran Non Makanan
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Sabun Mandi di Kota Pariaman 2018 - 2024)
Badan Pusat Statistik mencatat total pengeluaran non makanan per kapita bulanan Kota Bukit Tinggi pada tahun 2024 mencapai 962655 rupiah, dengan pertumbuhan 11,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini menempatkan Kota Bukit Tinggi pada urutan kedua seluruh kabupaten kota di Sumatera Barat, hanya berada di bawah Kota Padang yang mencatatkan pengeluaran sebesar 1051706 rupiah. Pertumbuhan pengeluaran non makanan wilayah ini lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan provinsi untuk kategori yang sama.
Pengeluaran Makanan
Untuk kategori pengeluaran makanan, Kota Bukit Tinggi mencatatkan nilai 906613 rupiah per kapita per bulan pada tahun 2024, dengan pertumbuhan sebesar 20,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini menempatkan wilayah ini pada urutan ketiga se-Provinsi Sumatera Barat. Hanya Kota Padang Panjang dan Kota Padang yang memiliki nilai pengeluaran makanan per kapita lebih tinggi dibandingkan Kota Bukit Tinggi pada tahun laporan yang sama.
Total Pengeluaran Masyarakat
Total gabungan pengeluaran makanan dan non makanan masyarakat Kota Bukit Tinggi pada tahun 2024 mencapai 1869269 rupiah per kapita per bulan. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 7,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempatkan Kota Bukit Tinggi pada urutan ketiga seluruh wilayah di Sumatera Barat. Urutan pertama dipegang oleh Kota Padang Panjang dan urutan kedua dipegang oleh Kota Padang untuk kategori total pengeluaran masyarakat.
Sepanjang lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan pengeluaran kecantikan Kota Bukit Tinggi tercatat sebesar 6,6 persen per tahun. Angka ini menunjukkan bahwa secara rata-rata, alokasi anggaran rumah tangga untuk kebutuhan kecantikan terus mengalami peningkatan setiap tahunnya, meskipun pernah terjadi penurunan yang cukup besar pada tahun 2022. Informasi ini seperti data yang diolah dari data Susenas.