Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk sabun mandi di Kota Pariaman mencapai 86279 Rupiah pada tahun 2024. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 39,9 persen dibandingkan tahun 2023, dengan selisih penambahan sebesar 24609 Rupiah per orang setiap bulannya. Angka ini merupakan pengeluaran tertinggi yang tercatat selama rentang pengamatan data tahun 2018 sampai dengan tahun 2024 di wilayah tersebut.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Papua 2015 - 2024)
Sepanjang tujuh tahun pengamatan, pengeluaran sabun mandi masyarakat Kota Pariaman mengalami pergerakan naik dan turun. Pada tahun 2019 tercatat kenaikan 17,1 persen dari tahun sebelumnya, kemudian sedikit turun 1 persen pada tahun 2020. Tahun 2021 terjadi kenaikan 23 persen, dilanjutkan sedikit turun 8,5 persen pada tahun 2022, lalu sedikit naik 2,2 persen pada tahun 2023 sebelum melonjak tinggi pada tahun 2024.
Pengeluaran untuk sabun mandi ini menyumbang sekitar 10,1 persen dari total pengeluaran per kapita untuk barang kebutuhan perawatan pribadi, dan sekitar 3,3 persen dari total pengeluaran rata-rata per kapita sebulan untuk aneka barang dan jasa. Jika dibandingkan dengan pengeluaran makanan jadi, nilai pengeluaran sabun mandi hanya mencapai sekitar 25,8 persen dari nilai pengeluaran makanan jadi per kapita setiap bulan.
Berdasarkan peringkat seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Sumatera Barat, Kota Pariaman menempati urutan kedua untuk kategori pengeluaran sabun mandi tahun 2024. Hanya Kota Sawahlunto yang mencatat pengeluaran lebih tinggi dengan nilai 91172 Rupiah, diikuti Kota Pariaman, kemudian Kota Padang Panjang di urutan ketiga, Kota Padang urutan keempat dan Kota Bukit Tinggi di urutan kelima. Peringkat Kota Pariaman pada tahun ini tetap sama dengan posisi peringkat tahun sebelumnya.
Kota Sawahlunto
Kota Sawahlunto mencatat pengeluaran sabun mandi tertinggi se-Sumatera Barat pada tahun 2024 dengan nilai 91172 Rupiah per kapita per bulan, dengan pertumbuhan sebesar 7,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Wilayah ini juga menempati urutan kelima untuk pengeluaran bukan makanan se-provinsi, dengan pertumbuhan 19,8 persen pada tahun 2024 yang merupakan salah satu pertumbuhan tertinggi di antara seluruh kabupaten kota di wilayah Sumatera Barat.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Makanan dan Minuman Jadi Kab. Sanggau | 2024)
Kota Padang Panjang
Kota Padang Panjang berada di urutan ketiga pengeluaran sabun mandi se-provinsi dengan nilai 84480 Rupiah per kapita per bulan, mengalami kenaikan sebesar 3,2 persen dari tahun sebelumnya. Wilayah ini tercatat menjadi wilayah dengan pengeluaran total makanan dan bukan makanan tertinggi se Sumatera Barat pada tahun 2024, dengan pertumbuhan total pengeluaran mencapai 19,3 persen yang merupakan angka pertumbuhan tertinggi di seluruh wilayah provinsi.
Kota Padang
Kota Padang menempati urutan keempat pengeluaran sabun mandi tahun 2024 dengan nilai 81663 Rupiah per kapita per bulan, mengalami sedikit penurunan 1,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Meskipun terjadi penurunan pada pengeluaran sabun mandi, Kota Padang tetap menjadi wilayah dengan pengeluaran bukan makanan terbesar se Sumatera Barat, dengan nilai total pengeluaran bukan makanan mencapai 1051706 Rupiah per kapita setiap bulan.
Kota Bukit Tinggi
Kota Bukit Tinggi berada di urutan kelima pengeluaran sabun mandi tahun 2024 dengan nilai 80757 Rupiah per kapita per bulan, mencatat pertumbuhan sebesar 17,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Wilayah ini menempati urutan kedua untuk pengeluaran bukan makanan se-provinsi, dan urutan ketiga untuk total pengeluaran makanan dan bukan makanan, dengan pertumbuhan pengeluaran makanan mencapai 20,4 persen pada tahun 2024.