Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk makanan dan minuman jadi di Kabupaten Sanggau pada tahun 2024 mencapai 160026 rupiah. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 18,9 persen dibandingkan tahun 2023. Pada tahun sebelumnya, pengeluaran kategori ini tercatat sebesar 134572 rupiah per kapita per bulan. Informasi ini seperti data yang diolah dari data Susenas.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Riau 2015 - 2024)
Selama periode tujuh tahun tercatat sejak 2018, pengeluaran makanan dan minuman jadi di wilayah ini mengalami pergerakan naik turun. Pada tahun 2018 tercatat 93463 rupiah, kemudian naik berturut hingga tahun 2021 menjadi 138275 rupiah. Setelah itu terjadi penurunan sedikit selama dua tahun berturut yaitu pada tahun 2022 dan 2023, sebelum akhirnya kembali naik pada tahun 2024. Kenaikan pada tahun 2024 merupakan kenaikan tertinggi selama periode tujuh tahun tersebut.
Dari seluruh pengeluaran total masyarakat Kabupaten Sanggau per kapita per bulan, pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi menyumbang sekitar 12,5 persen. Nilai ini berada di bawah pengeluaran untuk rokok dan tembakau yang mencapai 133628 rupiah, juga di bawah pengeluaran untuk sabun mandi, perawatan serta barang jasa lainnya.
Berdasarkan perbandingan se-provinsi Kalimantan Barat, Kabupaten Sanggau menempati urutan ke 11 dari 14 kabupaten dan kota untuk kategori pengeluaran makanan dan minuman jadi tahun 2024. Urutan ini tidak berubah dibandingkan posisi tahun sebelumnya. Di atas Kabupaten Sanggau secara berurutan adalah Kota Pontianak, Kabupaten Sambas, Kota Singkawang, Kabupaten Sekadau dan Kabupaten Bengkayang. Kota Pontianak mencatat pengeluaran tertinggi sebesar 326038 rupiah per kapita per bulan.
Untuk kategori pengeluaran bukan makanan secara keseluruhan, Kabupaten Sanggau menempati urutan ke 8 se-provinsi Kalimantan Barat pada tahun 2024. Nilai pengeluaran bukan makanan per kapita per bulan di wilayah ini tercatat 585206 rupiah, dengan kenaikan sebesar 18,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini hampir menyamai pertumbuhan pengeluaran makanan dan minuman jadi pada tahun yang sama.
Kota Pontianak
(Baca: Nilai Ujian Tes Terstandar Masuk ke SMA11 Kota Depok 2025)
Kota Pontianak secara konsisten menempati urutan pertama seluruh kategori pengeluaran di Provinsi Kalimantan Barat. Pada tahun 2024, pengeluaran per kapita per bulan untuk makanan mencapai 894519 rupiah, pengeluaran bukan makanan mencapai 1192431 rupiah, sehingga total pengeluaran keseluruhan mencapai 2086950 rupiah. Pertumbuhan pengeluaran bukan makanan di wilayah ini mencapai 23,9 persen, menjadi salah satu pertumbuhan tertinggi di provinsi ini. Nilai total pengeluaran masyarakat Kota Pontianak hampir dua kali lipat dibandingkan nilai total pengeluaran masyarakat Kabupaten Sanggau.
Kabupaten Sambas
Kabupaten Sambas menempati urutan kedua untuk pengeluaran makanan dan minuman jadi tahun 2024 dengan nilai 285566 rupiah per kapita per bulan. Wilayah ini mencatat kenaikan sebesar 22,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya, lebih tinggi dibandingkan kenaikan yang dialami Kabupaten Sanggau. Untuk pengeluaran total keseluruhan, Kabupaten Sambas menempati urutan ke 12 dari 14 wilayah, dengan nilai total pengeluaran 1185794 rupiah per kapita per bulan.
Kabupaten Bengkayang
Kabupaten Bengkayang berada satu peringkat di atas Kabupaten Sanggau untuk kategori pengeluaran makanan dan minuman jadi tahun 2024, dengan nilai 161445 rupiah per kapita per bulan. Berbeda dengan Kabupaten Sanggau yang mengalami kenaikan, wilayah ini justru mengalami penurunan sedikit sebesar 2,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk pengeluaran bukan makanan, Kabupaten Bengkayang menempati urutan ke 10 dengan pertumbuhan negatif sebesar 12,5 persen pada tahun 2024.
Kabupaten Melawi
Kabupaten Melawi menempati urutan terakhir untuk kategori pengeluaran makanan dan minuman jadi tahun 2024 dengan nilai 125103 rupiah per kapita per bulan. Wilayah ini mengalami penurunan sebesar 13,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi penurunan terbesar untuk kategori ini di seluruh Provinsi Kalimantan Barat. Untuk pengeluaran total keseluruhan, Kabupaten Melawi menempati urutan ke 9 dengan nilai 1277349 rupiah per kapita per bulan.