Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita masyarakat Kabupaten Maluku Tenggara untuk sabun mandi pada tahun 2024 mencapai 65341 Rupiah per kapita setiap bulan. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 8 persen dibandingkan tahun 2023 yang tercatat sebesar 71000 Rupiah per kapita per bulan. Sepanjang periode 2018 hingga 2024, angka pengeluaran ini tercatat mengalami pergerakan naik turun dengan pengeluaran tertinggi tercatat pada tahun 2023.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Makanan dan Minuman Jadi Kab. Batu Bara | 2024)
Sepanjang tujuh tahun data tercatat, pengeluaran sabun mandi masyarakat daerah ini dimulai dari angka 46067 Rupiah pada tahun 2018, kemudian turun sedikit pada tahun 2019, lalu naik secara konsisten selama empat tahun berturut-turut hingga mencapai angka tertinggi pada tahun 2023. Pada tahun 2024 tercatat penurunan pertama setelah empat tahun kenaikan berkelanjutan. Kenaikan tertinggi sepanjang periode tercatat pada tahun 2020 dengan pertumbuhan 20,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pengeluaran untuk sabun mandi ini menyumbang sekitar 34,2 persen dari total pengeluaran perawatan masyarakat, 167,3 persen dari pengeluaran kecantikan, dan 65,7 persen dari pengeluaran rokok dan tembakau per kapita setiap bulannya. Dibandingkan total pengeluaran aneka barang dan jasa, pengeluaran sabun mandi mencapai 34,2 persen dari nilai total tersebut. Sementara itu jika dibandingkan pengeluaran makanan jadi, angka pengeluaran sabun mandi mencapai 65,7 persen dari nilai pengeluaran makanan jadi per kapita.
Berdasarkan peringkat seprovinsi Maluku, Kabupaten Maluku Tenggara menempati urutan ke 9 dari 11 kabupaten dan kota yang ada di provinsi ini untuk kategori pengeluaran sabun mandi tahun 2024. Peringkat ini tidak berubah dibandingkan posisi tahun sebelumnya. Lima wilayah dengan pengeluaran sabun mandi tertinggi di provinsi Maluku berturut-turut adalah Kota Ambon, Kota Tual, Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten Maluku Barat Daya dan Kabupaten Maluku Tenggara Barat. Kota Ambon mencatat pengeluaran tertinggi mencapai 95183 Rupiah per kapita per bulan dengan pertumbuhan naik 8,6 persen dibanding tahun sebelumnya.
Kota Ambon
Kota Ambon secara konsisten menempati peringkat pertama seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Maluku untuk seluruh kategori pengeluaran masyarakat. Pada tahun 2024, total pengeluaran per kapita masyarakat Kota Ambon mencapai 1766770 Rupiah per bulan, dengan rincian pengeluaran makanan sebesar 770218 Rupiah dan pengeluaran bukan makanan sebesar 996551 Rupiah. Pertumbuhan pengeluaran bukan makanan wilayah ini naik 11,6 persen, menjadi salah satu pertumbuhan tertinggi di provinsi ini, sementara total pengeluaran keseluruhan hanya naik sedikit sebesar 0,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan di Banten 2024)
Kota Tual
Kota Tual menempati peringkat kedua di provinsi Maluku untuk total pengeluaran masyarakat per kapita. Pada tahun 2024 wilayah ini mencatat total pengeluaran 1248980 Rupiah per kapita per bulan, dimana pengeluaran makanan mencapai 646559 Rupiah dan pengeluaran bukan makanan mencapai 602421 Rupiah. Wilayah ini mengalami penurunan total pengeluaran sebesar 12,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya, namun mencatat kenaikan pengeluaran bukan makanan sebesar 18,7 persen yang merupakan pertumbuhan tertinggi di seluruh wilayah provinsi Maluku tahun 2024.
Kabupaten Buru
Kabupaten Buru menempati urutan ketiga untuk total pengeluaran masyarakat seluruh provinsi Maluku tahun 2024. Total pengeluaran per kapita wilayah ini tercatat 1215290 Rupiah per bulan, dengan pengeluaran makanan mencapai 657161 Rupiah dan pengeluaran bukan makanan sebesar 558129 Rupiah. Wilayah ini mengalami penurunan total pengeluaran sebesar 11,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan pertumbuhan pengeluaran makanan naik 24 persen namun diimbangi penurunan pengeluaran bukan makanan sebesar 0,8 persen.
Kabupaten Maluku Tengah
Kabupaten Maluku Tengah menempati urutan keempat untuk total pengeluaran masyarakat di Provinsi Maluku tahun 2024. Total pengeluaran per kapita wilayah ini tercatat 1174978 Rupiah per bulan, dengan rincian pengeluaran makanan mencapai 628997 Rupiah dan pengeluaran bukan makanan sebesar 545981 Rupiah. Wilayah ini mengalami penurunan total pengeluaran sebesar 11,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan pertumbuhan pengeluaran makanan naik 3,4 persen dan pertumbuhan pengeluaran bukan makanan naik 8,8 persen pada tahun 2024.