Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk makanan dan minuman jadi di Kabupaten Batu Bara pada tahun 2024 mencapai 154549 Rupiah. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 3,4 persen dibandingkan tahun 2023, dengan selisih pengurangan sebesar 5370 Rupiah per orang setiap bulannya. Informasi ini diolah dari data Survei Sosial Ekonomi Nasional periode 2018 sampai 2024.
(Baca: Statistik Populasi Sapi Potong Jantan yang Bisa Dipotong Periode 2013-2025)
Sepanjang periode tujuh tahun tercatat, pengeluaran kategori ini mengalami kenaikan tertinggi pada tahun 2022 yaitu sebesar 14,2 persen. Penurunan pertama kali terjadi pada tahun 2021 sebesar 0,6 persen, sebelum kembali naik pada dua tahun berikutnya lalu kembali turun pada tahun 2024. Pengeluaran tertinggi sepanjang periode tercatat pada tahun 2023.
Dari total pengeluaran per kapita sebulan masyarakat Kabupaten Batu Bara, belanja untuk makanan dan minuman jadi menyumbang 13 persen dari total seluruh pengeluaran. Nilai ini berada di bawah pengeluaran untuk rokok dan tembakau yang mencapai 147824 Rupiah, juga di bawah rata-rata pengeluaran untuk perawatan pribadi serta barang dan jasa umum.
Berdasarkan peringkat se-provinsi Sumatera Utara, Kabupaten Batu Bara menempati urutan ke 21 dari 33 kabupaten dan kota untuk kategori pengeluaran makanan dan minuman jadi tahun 2024. Lima wilayah dengan pengeluaran tertinggi pada kategori ini secara berturut-turut adalah Kota Medan dengan 303092 Rupiah, Kabupaten Karo 294011 Rupiah, Kota Tebing Tinggi 290408 Rupiah, Kota Sibolga 281952 Rupiah, dan Kota Tanjung Balai 243251 Rupiah.
Dari seluruh kabupaten di Sumatera Utara, hanya 7 wilayah yang mencatatkan penurunan pengeluaran makanan dan minuman jadi pada tahun 2024. Kabupaten Batu Bara menjadi salah satu wilayah dengan penurunan yang lebih sedikit dibandingkan Kabupaten Simalungun yang turun 18,8 persen, Kabupaten Labuhan Batu Selatan turun 10 persen, dan Kabupaten Padang Lawas Utara turun 7,3 persen. Peringkat wilayah ini tidak berubah dibandingkan posisi tahun sebelumnya.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan di Banten 2024)
Kota Medan
Kota Medan secara konsisten menempati peringkat pertama se-provinsi Sumatera Utara untuk seluruh kategori pengeluaran per kapita. Pada tahun 2024, total pengeluaran per kapita penduduk Kota Medan mencapai 1950826 Rupiah per bulan, dengan belanja makanan mencapai 872365 Rupiah dan belanja bukan makanan mencapai 1078461 Rupiah. Walaupun total pengeluaran keseluruhan turun 12,8 persen, belanja untuk makanan dan minuman jadi justru naik 9,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kabupaten Karo
Kabupaten Karo menempati peringkat kedua untuk pengeluaran makanan dan minuman jadi tahun 2024 dengan nilai hampir dua kali lipat dari Kabupaten Batu Bara. Total pengeluaran per kapita Kabupaten Karo mencapai 1563884 Rupiah per bulan, dimana belanja makanan saja menyumbang 66 persen dari seluruh pengeluaran masyarakat. Wilayah ini mencatatkan kenaikan belanja makanan sebesar 19,5 persen pada tahun 2024, menjadi salah satu pertumbuhan tertinggi di Sumatera Utara.
Kota Tebing Tinggi
Kota Tebing Tinggi mencatatkan lonjakan paling tinggi untuk pengeluaran bukan makanan pada tahun 2024 yaitu sebesar 41,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Wilayah ini menempati peringkat ketiga se-provinsi untuk pengeluaran makanan dan minuman jadi dengan nilai 290408 Rupiah per kapita per bulan. Total pengeluaran masyarakat Kota Tebing Tinggi naik 9,1 persen pada tahun 2024, menjadikannya salah satu wilayah dengan pertumbuhan konsumsi terbaik tahun ini.
Kabupaten Nias Barat
Kabupaten Nias Barat menjadi wilayah dengan pengeluaran makanan dan minuman jadi terendah di Sumatera Utara pada tahun 2024 yaitu hanya sebesar 49387 Rupiah per kapita per bulan. Nilai ini kurang dari sepertiga nilai pengeluaran Kabupaten Batu Bara untuk kategori yang sama. Walaupun termasuk wilayah dengan nilai konsumsi terendah, Kabupaten Nias Barat mencatatkan kenaikan pengeluaran makanan dan minuman jadi sebesar 24,4 persen pada tahun 2024.